Berita » Evaluasi Rencana Program Penelitian Balitkabi Tahun 2017

matrik17

Memasuki tahun 2016, rencana matrik program penelitian 2017 dibahas oleh tim evaluator Puslitbang TP. Sesuai dengan aturan Permentan No.: 44/permentan/OT.140/8/2011 tentang mekanisme perencanaan program dan anggaran penelitian pertanian, maka pembahasan yang telah dilakukan secara internal di unit kerja dilanjutkan dengan pembahasan oleh tim evaluator Puslitbang TP. Tujuannya adalah untuk mengawal kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2017 sesuai dengan indikator kinerja pada renstra Balitkabi serta selaras dengan renstra Kementan.Pembahasan matrik dilakukan di Aula Balitkabi pada tanggal 18−19 Februari 2017. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peneliti, calon peneliti dan pejabat di Balitkabi. Tim evaluator Puslitbang TP diwakili oleh Dr. Nyoman Widiarta, M.S. (Kabid PE Puslitbang TP) dan Asrul Koes, S.P., M.Si. (Kasie Program Puslitbang TP). Kepala Puslitbang TP (Dr. I Made Jana Mejaya) juga berkenan hadir dan memberikan arahan. Dalam arahannya, Bapak Kapus menekankan bahwa kegiatan penelitian ke depan lebih difokuskan pada lahan suboptimal antara lain naungan, salinitas, lahan masam, dan lahan pasang surut, karena ketersediaan lahan pertanian yang semakin menurun. Perakitan varietas lebih ditekankan pada varietas yang memberikan hasil secara signifikan, tidak hanya banyak secara kuantitas.


Pada kegiatan ini dipresentasikan 11 RPTP/RDHP oleh setiap penanggung jawab kegiatan. Setiap matrik kemudian dibahas secara ringkas oleh Dr. Nyoman Widiarta untuk menentukan target IKU setiap kegiatan. Pada akhir pembahasan disampaikan kesimpulan mengenai Kinerja 2015, target 2016, dan rencana 2017 Balitkabi (Tabel 1).

Realisasi capaian Puslitbang TP pada tahun 2015 adalah 105,56%. Bapak Kabid PE menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada peneliti Balitkabi dan semua pihak yang telah mensukseskan kinerja Puslitbang TP di tahun 2015. Selama 8 tahun menjabat Kabid PE, Dr. Nyoman sangat terkesan dengan kinerja Balitkabi. Beliau berpesan kinerja yang sudah baik agar tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi. Sebagai penutup, Kepala Balitkabi (Dr. Didik Harnowo) menyampaikan bahwa kinerja yang baik harus didukung oleh SDM yang berkualitas dan didukung dana yang mencukupi sehingga target IKU dapat tercapai. Pembinaan SDM merupakan aspek penting sehingga estafet penelitian dapat terjaga.

RTH