Berita » Gebyar Perbenihan 2015 di Aceh

Gebyar Perbenihan menjadi agenda tahunan dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, yang dimulai tahun 2013 di Malang, 2014 di Boyolali dan Gebyar Perbenihan ke 3 dilaksanakan di Aceh dari tanggal 12–15 Oktober 2015. Agenda Gebyar Perbenihan ke tiga adalah display varietas tanaman pangan, pameran, berbagai lomba inovasi, termasuk berbagai pertemuan diantaranya forum PBT, forum penangkar benih dsbnya.

Gebyar Perbenihan ke 3 dipusatkan di lahan milik Lanud, termasuk display varietas dan pameran. Peserta Gebyar Perbenihan selain dihadiri oleh petani, penyuluh, penangkar, siswa dan mahasiswa yang ada di Aceh juga dihadiri oleh 300 peserta yang berasal dari 30 provinsi.

Dilapang didisplaykan varietas unggul dan varietas lokal Aceh yang terdiri dari 27 varietas padi, 15 varietas jagung, 15 varietas kedelai, 10 varietas kacang tanah, 9 varietas kacang hijau, 12 varietas ubijalar, dan 8 varietas ubikayu. Pembukaan oleh Dirjen TP dan Sambutan Sekda Provinsi Aceh.

Pembukaan Gebyar dihadiri oleh jajaran pejabat Provinsi Aceh, termasuk Panglima, Kapolda dan Komandan Lanud, Ketua DPR dsbnya. Kepala BPTP Aceh beserta beberapa peneliti, serta peneliti dari Balitsereal (Dr. Azrai) dan Dr. Muchlish Adie (Balitkabi) hadir pada Gebyar Perbenihan tersebut.

Sekda Provinsi Aceh menekankan pentingnya daya saing. Sektor pertanian di Aceh menjadi basis ekonomi, diperlukan kecukupan pangan serta produk pangan yang memiliki nilai tambah. Gebyar Perbenihan dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Hasil Sembiring, mewakili Menteri Pertanian.

Display varietas yang digelar di lapang, hanya sebagian kecil dari varietas yang telah dilepas oleh pemerintah. Diharapkan stakeholder dapat memilih, yang paling produktif di Aceh maupun lokasi lain, yang memiliki daya adaptasi yang paling baik. Para peserta Gebyar Perbenihan diminta untuk melihat display varietas, menilai dan memilihnya.

Panen padi dan kunjungan ke display varietas kedelai oleh Dirjen TP dan Sekda Provinsi Aceh. Seusai pembukaan Gebyar dilanjutkan dengan panen padi yang diperkirakan mampu berproduksi hingga 7,2 t/ha. Dirjen TP juga menyampaikan beragam varietas kedelai di lapang, bahkan secara khusus juga memperkenalkan Vima 1, varietas kacang hijau yang umurnya hanya 56 hari dan polong hampir masak serempak.

16-10-15a

16-10-15b

MMA