Berita » Gelar Inovasi dan Teknologi Tanaman Pangan dan Hortikultura di Kediri

geltek

Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si didampingi Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Dr. Sarwono Edi, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Prof. Dr. Erizal Jamal, Bupati Kediri, Bupati Jombang, Kepala Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur, resmi membuka kegiatan “Gelar Inovasi dan Teknologi Tanaman Pangan dan Hortikultura” yang diadakan di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri pada Kamis 8 Agustus 2019. Acara ini diikuti sedikitnya 62 stan pameran, serta sekitar 3000 peserta yang berasal dari Gapoktan, KTNA, HKTI, produsen benih, PBT, mandiri tani, PPL, POPT, pelajar SMK Pertanian, dan Perguruan Tinggi yang mempunyai Prodi Ilmu Pertanian se Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa setiap inovasi teknologi tanaman pangan dan hortikultura pasti ada daya saing di sana, maka teknologi pertanian dengan varietas unggul akan menjadi bagian peningkat nilai tambah, yang diharapkan mempercepat kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. “Selanjutnya kami berharap ada kemandirian dan kesejahteraan di desa ini,” lanjut Khofifah. Kita mulai di desa Kedungmalang ini, bagaimana cantiknya desa ini telah menjadi destinasi wisata baru yang kita sebut “Dewi Cemara”, Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera. “Ini adalah sebuah filosofi dasar, tidak sekedar menjadi destinasi wisata, tetapi lebih jauh lagi Desa Kedungmalang adalah desa wisata yang masyarakatnya cerdas, mandiri dan hidup sejahtera,” jelas Khofifah.

Sambutan Gubernur Jawa Timur (kiri) serta penyerahan pemenang hadiah lomba dan sertifikat (kanan)

Sambutan Gubernur Jawa Timur (kiri) serta penyerahan pemenang hadiah lomba dan sertifikat (kanan)

Di area gelar teknologi, tertata apik taman dengan bunga-bunga beraneka warna dan bentuk. Penataan taman yang instagramable menjadikan pengunjung milineal mengabadikan momen ini dengan berswafoto. Menurut Khofifah, hal ini menjadi peluang pengembangan varian-varian bunga baru sehingga diharapkan tercipta jejaring baru yang dapat menjadi referensi baru sumber ekonomi masyarakat. Acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah pemenang lomba dan sertifikat organik oleh Khofifah.
Balitkabi ikut berperan serta menampilkan display varietas unggul akabi, produk olahan berbahan aneka kacang dan umbi, antara lain : berbagai macam kue kering, tiwul, cassavablanca, dawet ganyong, cake tape, kripik tempe, onde-onde ubi ungu, dan ice cream ubijalar ungu. Aneka publikasi inotek akabi juga ditampilkan yang berupa : leaflet, booklet, dan deskripsi varietas unggul akabi.

Empat personel Balitkabi yaitu : Intarti, S.P., Rahmi Yulifianti, S.TP, Sri Ismi Maulidyah, A.Md. dan Irin Yurisul dengan sabar memandu dan melayani pengunjung pameran. Pengunjung yang terdiri dari siswa SMK Pertanian, mahasiswa, guru, dan masyarakat umum sangat antusias dengan produk ice cream ubi jalar yang menjadi primadona stan di hari pertama pameran. Hari kedua antusiasme pengunjung juga tidak surut. Petani, gapoktan, penyuluh, hingga pejabat dinas daerah lingkup Jawa Timur tertarik dengan inovasi produk olahan akabi serta benih VUB aneka kacang. Semoga pameran ini menjadi ladang diseminasi bagi inotek Balitkabi.

Suasana pengunjung di stand Balitkabi

Suasana pengunjung di stand Balitkabi

 

INT/RD