Berita » Gelar Teknologi Kabi Herbal

Gelar teknologi dan Temu Wicara Gubernur Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Gelar Potensi KABI Herbal III di Jawa Tengah, telah diselenggarakan pada tanggal 6–7 Nopember 2013 di Kawasan Agro Wisata dan STA Soropadan. Temu Wicara dihadiri sekitar 750 orang terdiri dari unsur kelompok tani, penyuluh, Bupati dan SKPD kabupaten Provinsi di Jawa Tengah. Kegiatan Gelar teknologi KABI dan Herbal meliputi lomba cerdas cermat, lomba merangkai tanaman herbal, jenis makanan dan minuman berbahan baku aneka kacang, ubi dan tanaman obat, di samping itu juga diadakan pameran dari stand-stand Kabupaten sentra produksi aneka kacang dan ubi serta tanaman obat (herbal). Badan Litbang Pertanian dialokasikan stand khusus yang cukup representatif terdiri dari sebuah joglo yang cukup luas untuk memamerkan berbagai produk olahan herbal dan aneka kacang dan umbi, serta displai varietas aneka kacang dan umbi. Di samping bangunan joglo ada halaman yang dipakai untuk displai tanaman pekarangan yang dikemas dalam konsep rumah pangan lestari (KRPL), dan pertanaman aneka kacang dan ubi. Kunjungan Gubernur Jawa Tengah Bapak Gandjar Pranowo memberikan apresiasi kepada Litbang Pertanian yang telah mampu mewujudkan contoh nyata dan cukup bagus dari sisi pertanaman aneka kacang dan umbi, tanaman KRPL serta produk olahan makanan dan minuman berbahan baku aneka kacang dan ubi serta tanaman herbal. Pada kesempatan kunjungan di stand Badan Litbang Pertanian Dr Ismail Kepala BPTP Jawa Tengah menyerahkan buku 350 teknologi pertanian kepada Gubernur Jawa Tengah. Untuk mengembangkan tanaman aneka kacang dan ubi seperti yang didisplai Badan Litbang Pertanian kepada masyarakat Jawa Tengah diperlukan proses diseminasi yang melibatkan institusi yang terkait. Pada sesi temu wicara bapak Gubernur didampingi Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Staf, Kepala BPTP Jawa Tengah Dr. Ismail dan Prof. Marwoto dari Balai Penelutuan Tanaman Aneka Kacang dan Ubi. Pada saat temu wicara Gubernur menantang kepada petani, sanggupkah para petani mewujudkan kedaulatan pangan di Jawa Tengah. Sanggup jawab para petani pada saat temu wicara. Pertanyaan ini bukan tidak mungkin bisa terjadi, karena dari displai varietas tanaman aneka kacang dan ubi yang disajikan di lapangan menunjukkan vigor tanaman yang sehat dan potensi hasil sangat tinggi, oleh karena itu Gubernur mengajak kepada para petani dapat mewujudkan penampilan tanaman di lahan petani seperti pada gelar ini. Peran petani, penyuluh, peneliti, pengusaha, pengrajin olahan dan pemerintah memegang kunci sukses menuju kedaulatan pangan.

Gubernur Keliling Gelar Teknologi di damping Ka Dinas dan Prof. Marwoto dan langsung panen kacang hijau varietas terbaru VIMA 1 dengan Ibu Gubernur.


Gubernur saat menunjungi Joglo stand Badan Litbang Pertanian di damping Dr. Ismail Kepala BPTP Jawa Tengah, dan Gubernur mengamati pertanaman dan biji kedelai varietas Grobogan


Gubernur Jawa Tengah saat memimpin temu wicara dengan para petani, penyuluh

Prof. Marwoto/AW