Berita ยป Gunung Kidul Potensial sebagai Sumber Benih Kedelai DIY

a.mar_1

DIY menerima menerima 1 ton bantuan benih kedelai kelas Benih Dasar dari Menteri Pertanian. Bantuan diserahkan saat pencanangan Gerakan Tanam Kedelai Nasional (GTKN) tahun 2013 di Desa Peunarun Baru, Kecamatan Peunarun, Kabupaten Aceh Timur pada tanggal 15 Desember 2012. Benih tersebut ditanam di Kabupaten Gunung Kidul, salah satu sentra produksi kedelai DIY, pada lahan seluas 20 ha. Budidaya kedelai tersebut diarahkan untuk benih, dikawal oleh BPTP Yogyakarta dan Balitkabi. Panen benih kedelai perdana dilakukan oleh Bupati Gunung Kidul bersama Kepala BPTP DI Yogyakarta Dr Sudarmadji, Peneliti Badan Litbang Pertanian Prof. Dr. Marwoto, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Kepala Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Kidul serta anggota Kelompok Tani Glidak, pada 5 Juni 2013 di Desa Logandeng, Kec Playen, Gunung Kidul.Kepala BPTP Dr Sudarmaji menjelaskan bahwa benih dasar kedelai bantuan tersebut akan dijadikan sumber benih kedelai di DI Yogyakarta. Berdasarkan hasil ubinan produksinya mencapai mencapai 2,1 t/ha. Ternyata hasil panen benih kedelai ini telah dipesan oleh penangkar dan disalurkan untuk dipakai sebagai benih sumber di Kabupaten Bantul dan Sleman. BPTP DI Yogyakarta bekerjasama dengan Balitkabi sangat serius dalam pendampingan proses produksi benih, di samping pendampingan teknologi proses produksi juga dilakukannya upacara tanam perdana, pelatihan produksi benih bagi penangkar dan penyuluh, panen, dan temu lapang. Prof. Dr. Marwoto menjelaskan bahwa Ditjen Tanaman Pangan memproyeksikan bahwa luas tanam yang ditargetkan untuk DI Yogyakarta pada tahun 2014 seluas 63.100 ha. Menurut perhitungan, benih yang diperlukan untuk target tersebut sebanyak 3.155 ton. Penyediaan benih sebanyak ini merupakan tugas berat dan oleh karena itu harus didukung oleh instansi dan kelembagaan terkait serta partisipasi Kelompok Tani. Dilihat dari geografisnya, Kab Gunung Kidul merupakan daerah perbukitan dan lahan kering yang cukup luas, sangat sesuai untuk produksi benih sumber kedelai melalui system Jalur Benih Antar lapang dan Antar Musim (JABALSIM). Kabupaten Gunung Kidul memproduksi benih kedelai pada saat akhir musim hujan dan hasilnya digunakanan untuk daerah lahan sawah yang menanam kedelai pada musim kemarau. Potensi Gunung Kidul sebagai sumber benih kedelai di DI Yogyakarta sangat prospektif dan diperlukan dukungan semua pihak terkait. Ibu Bupati Gunung Kidul dalam kata sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Badan Litbang Pertanian yang telah mengalokasikan kegiatan ini di Gunung Kidul, semoga impian Gunung Kidul sebagai pusat produksi benih sumber dapat terlaksana. Pemda Kab Gunung Kidul siap mendukung program pembangunan pertanian dari Pemerintah Pusat dan akan mensinergikan program pembangunan pertanian Pemerintah Daerah, untuk itu Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul mengharapkan BPTP DI Yogyakarta dapat berperan secara aktif sebagai konsultan pembangunan pertanian di Gunung Kidul.

Bupati Gunung Kidul didampingi Kepala BPTP DI Yogyakarta dan Peneliti Balitkabi meninjau pertanaman kedelai dan Panen Raya benih Kedelai
Bantuan Menteri Pertanian di Kecamatan Playen.

Temu Wicara dengan ibu Bupati Gunung Kidul, didampingi Kepala BPTP Yogyakarta dan Peneliti Litbang Pertanian Prof. Dr. Marwoto dan sambutan
ibu Bupati Gunung Kidul.

Prof Marwoto/AW