Berita » IARD Press Bersosialisasi di Balitkabi

Peserta sosialisasi IAARD Press di Aula Utama Balitkabi, Kamis (22/11/2012).

Dalam rangka meningkatkan peran dan fungsi Badan Litbang Pertanian ke tingkat internasional dan kemanfaatannya untuk masyarakat, peran publikasi sangat penting. Untuk itu Badan Litbang Pertanian meluncurkan Publishing House atau IARD Press pada awal Februari 2012. IARD Press mendorong peningkatan tulisan peneliti Badan Litbang Pertanian. Peningkatan kualitas tulisan tersebut diarahkan untuk meningkatkan peran Litbang Pertanian secara internasional dan/atau untuk pengembangan hasil penelitian litbang ke sasaran masyarakat yang lebih luas dalam bentuk novel (tulisan singkat disertai gambar).

Untukmenggali sumber-sumber naskah dan dalam rangka sosialisasi tersebut, empat staf Sekretariat IARD Press, mengadakan seminar di Balitkabi, Kamis, 22 November 2012. Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Balitkabi, para Profesor Riset, danpeneliti Balitkabi.Pada paparannya, Ir Endang Setyorini, MSi. dan Maman Permana, S.Sos., menyampaikan bahwa IARD Press bertujuan untuk membantu para peneliti meningkatkan kualitas tulisannya sehingga lebih bermutu dan dapat bersaing untuk diterbitkan di jurnal internasional. “Yang penting sekali stadardisasi tulisan”, tutur Bu Endang. Proses penerbitan bisa dilaksanakan diUnit Kerja (UK) atau Unit Pelaksana Teknis (UPT). Namun sebelum diterbitkan diperlukan proses peningkatan kualitas oleh Tim IARD Press agar memenuhi standar kualitas BAdan Litbang Pertanian. Silakan UK/UPT berlomba menulis dan mengirimkan tulisannya.

Untuk itu IARD Press menyediakan rangsangan pembimbingan kepada penulis hingga pemberian awardfinansial. Setiap tulisan yang masuk jurnal internasional akan diberi reward oleh IARD Press. “Silakan peneliti mengirimkan bukti pemuatan di Jurnal Internasional. Kami akan langsung memroses award tersebut”, lanjut Bu Endang.

Sementara itu Pak Maman menambahkan bahwa yang menjadi sasaran bukan jurnal dan buletin yang sudah terakreditasi. Jurnal dan Buletin yang terakreditasi ada sistem tersendiri dari LIPI. “Jadi tidak menjadi sasaran dari sosialisasi ini”, jelas Pak Maman.

Peserta sosialisasi IAARD Press di Aula Utama Balitkabi, Kamis (22/11/2012).

Sementara itu Dr Muchlish Adie merasa senang Balitkabi menjadi tempat untuk sosialisasi, karena mengetahui secara detil informasi tentang IARD Press. “Dengan informasi itu kami bisa mendorong peneliti menulis kemudian mendapat pembibingan dari IARD Press”, tutur Pak Muchlish.

Pada sosialisasi, Pak Dayat, staf PUSTAKAjuga menitipkan permintaan adanya data yang lengkap tentang para pengelola publikasi di UK dan UPT Badan Litbang Pertanian. Oleh karena itu seluruh staf yang mengelola publikasi diminta mengisi daftar riwayat hidup yang sudah disediakan oleh IARD Press. “Formulir elektroniknya kami kopikan di sini” tutur Pak Dayat.

Sebuah tantangan kompetensi! Selamat meningkatkan kualitas!