Berita ยป Jadikan Benchmarking PUI di Indonesia

pui

Tim Pakar, Tim PUI dan ASN Balitkabi

Inovasi sebagai produk riset menjadi kebanggaan dari lembaga riset. Balitkabi telah ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) oleh Kemenristekdikti pada periode 2015-2017, dan saat ini berada pada fase perpanjangan tahun kedua. Pada tanggal 23 Oktober 2019 dilakukan evaluasi capaian kinerja dari PUI Akabi dan FGD penguatan kelembagaan PUI 2019, di aula Balitkabi. Tim Pakar yang ditunjuk sebagai evaluator adalah Prof. Dr. Suyamto dan Dr. Sudarjat yang sekaligus sebagai Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran serta dari Sekretariat PUI adalah Ellia Darliah dan Mely Maulidiani S.Si. Peneliti dan teknisi serta seluruh pejabat lingkup Balitkabi, hadir pada agenda tersebut.

Selama tahun 2019, dari 27 indikator kinerja, PUI Akabi telah memenuhi semua indikator tersebut. Arahan Tim Pakar, mengingat PUI Akabi telah berada pada fase perpanjangan, maka yang perlu diraih adalah bukan semata-mata capaian yang bersifat kuantitatif, telah selayaknya mampu menyandingkan dengan dampak nilai ekonominya. Indikator economic benefit dan/atau social impact dari suatu produk riset yang dihasilkan PUI Akabi ditunjukkan nilai ekonominya (nilai rupiah). Hal senada disampaikan oleh Tim PUI Kemenristekdikti, status PUI Akabi merupakan kakak kelas dari PUI lainnya, maka sudah selayaknya menjadi benchmarking bagi adik-adik kelas PUI lainnya.

Evaluasi capaian kinerja PUI Akabi dan penandatangan MoU Balitkabi dengan  Faperta Unpad.

Evaluasi capaian kinerja PUI Akabi dan penandatangan MoU Balitkabi dengan Faperta Unpad.

Bersamaan dengan agenda evaluasi PUI Akabi, dilakukan penandatanganan MoU antara Balitkabi dengan Faperta Unpad, diikuti oleh penandatangan para saksi dari pihak Unpad adalah Manajer Riset, PKM, Inovasi dan Kerjasama yakni Dr. Rer. Pol. Ernah, S.P., M.Si, serta dari Balitkabi adalah B.S.Koentjoro, S.P., M.Kom selaku Kepala Seksi Jasa Penelitian. Disampaikan oleh Dekan Faperta Unpad, bahwa antara Balitkabi dan Faperta Unpad terdapat banyak kesamaan area komoditas yang bisa disinergikan, apalagi pada era ini, optimalisasi nilai ekonomi produk riset dapat diraih jika dilakukan sinergi antar lembaga riset termasuk dengan industri atau pengguna.

Semoga PUI Akabi semakin berkiprah dengan inovasinya.
MMA