Berita » Jika Pakar Lapang Bercerita tentang Kedelai

Pak Ali Muchtar (Grobogan) bercerita tentang karakter kedelai

Pak Ali Muchtar (Grobogan) bercerita tentang karakter kedelai

Sosok Ali Muchtar, telah dikenal sebagai penggiat dan pengembang kedelai, karena kepiawaiannya di perkedelaian. Sehingga tidak mengherankan juga jika Pak Ali termasuk salah satu anggota Pokja Kedelai Nasional. Kerjasama dengan Balitkabi dalam pelaksanaan penelitian maupun produksi benih sudah sering dilakukan.

Berbincang di lapang dengan Pak Ali dan Pak Karim, yang keduanya merupakan penggerak Gapoktan Kabul Lestari (Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan), sungguh menyenangkan. “Dulunya di wilayah ini, hamparan kedelai sangat luas”, awal penuturan Pak Karim sebagai Ketua Gapoktan Kabul Lestari. Mulai 2017 yang lalu, khususnya di daerah sini, yang tanam kedelai sangat berkurang, gara-gara harga jual kedelai yang rendah. Padahal petani paham, jika tanaman padi setelah tanam kedelai, hasilnya lebih tinggi dibandingkan dengan yang pola padi-padi. Sekarang harga jual kedelai cukup tinggi, petani mulai merencanakan akan tanam lagi. Satu hal yang dirisaukan Pak Karim, “Apakah harga jual kedelai akan tetap mahal?”

Yang diluar dugaan, Pak Ali berhipotesis mengenai berbagai bentuk daun, sambil menunjukkan daun yang memiliki karakter tulang daun tertentu, biasanya lebih tahan terhadap penyakit karat, tentu disamping tingkat kelemasan daunnya. Betul-betul diluar dugaan, jika bentuk sirip daun pada kedelai menjadi hal yang menarik. Sambil berkeliling, juga ditunjukkan karakter daun kedelai yang kemungkinan lebih tahan terhadap hama perusak daun, misalnya hama ulat grayak. Diakui juga, memang daun yang memiliki bulu lebih padat, umumnya lebih tahan terhadap hama tersebut, penjelasannya. Untungnya dari beberapa calon varietas kedelai yang saat ini ditanam di wilayah Pak Ali memiliki beragam karakter. Disampaikan oleh Pak Ali, pengujian ini juga menjadi media pembelajaran bagi anggota Gapoktan.

Di ranah riset, tentu apa yang disampaikan oleh Pak Ali, sangat perlu dikaji lebih lanjut.

daun1 daun2 daun3
Memperlihatkan beragam karakter tulang daun kedelai

MMA