Berita ยป Kabar Dega 1 dari Bangka Belitung

Dega 1, inilah nama kedelai berbiji besar yang dilepas Balitbangtan tahun 2016 lahir dari hasil persilangan antara varietas Grobogan dan Malabar. Varietas dengan warna kulit polong coklat muda, dan warna kulit biji kuning, berbiji besar (22 g/100biji), bahkan melebihi rerata kedelai impor 18 g/100 biji. Potensi hasil hingga 3,8 t/ha dengan rerata hasil 2,8 t/ha, serta polong masak pada umur relatif pendek yakni 72 hst (hari setelah tanam) lebih pendek dibandingkan tetuanya. Dari nilai fungsional, Dega 1 memiliki kadar protein cukup tinggi yaitu 37,8 % serta dan lemak 17,3 % BK.

Dengan beberapa sifat unggul yang dimiliki ini, Dega 1 semakin diminati petani, pengusaha dan pengembang kedelai di Indonesia. Berbiji besar, produktivitas tinggi serta berumur pendek menjadi kriteria penting pemilihan varietas oleh petani kedelai, selain ukuran bijinya diharapkan mampu memenuhi permintaan produsen tempe. Diperkirakan sekitar 88 % kedelai di Indonesia dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tempe. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk panen polong muda menjadi kedelai sayur/kudapan. Pilihan petani untuk mengganti varietas kedelai sesuai preferensi pengguna harus terus didorong, melalui diseminasi dan penderasan informasi baik secara langsung dengan demplot maupun melalui media sosial.

Adalah kabar menggembirakan di bulan September dari bapak Tubagus Ph.D tepatnya di provinsi Bangka Belitung tentang perkembangan varietas Dega 1 di sana. Potensi hasil tinggi, berumur pendek dengan ukuran biji besar menarik minat Prov. Bangka Belitung untuk mencoba membudidayakan Dega 1. Dilaporkan keragaan varietas Dega 1 sangat baik, dengan mempertahankan dua tanaman per rumpun, teramati jumlah polong per tanaman mencapai 45, sehingga dalam satu lubang tanam dapat diperoleh setidaknya 80 polong per rumpun. Agroekologi dan iklim di lingkungan Bangka Belitung diprediksi cukup optimal mendukung pertumbuhan dan perkembangan Dega 1 hingga panen nanti. Menanggapi kiriman informasi budi daya kedelai var. Dega 1 dari Bangka Belitung tersebut Plh. Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi berharap bahwa Dega 1 dapat menampilkan keunggulannya di tanah Bangka, sehingga dapat menjadi titik ungkit perekonomian petani setempat.

dega dega1
Keragaan tanaman Kedelai Varietas Dega 1 di Provinsi Bangka Belitung

YB/EU