Berita » Kedelai dan Ubi Kayu di ICoN BEAT 2019

Peserta seminar dari Balitkabi

Peserta seminar dari Balitkabi

Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang untuk pertama kalinya menyelenggarakan The International Conference on Bio-Energy and Environmentally Sustainable Agriculture Technologies (ICoN-BEAT) pada 7 Nopember 2019 di Malang, Indonesia. Tema ICoN BEAT 2019 adalah “Bioenergy and Environmentally Sustainable Agriculture Technologies: Toward Food, Energy and Water Sovereignity“. Acara ini bertujuan untuk menyediakan forum teknis dan diskusi penelitian terkait dengan penelitian terbarukan di bidang pertanian dan bidang terkait.

Keynote speaker yang dihadirkan pada acara ini adalah: 1) Assoc. Prof. Maizirwan Mel (International Islamic University, Malaysia), 2) Asst. Prof. Dr. Khwunta Khwamee (Department of Earth Science Price of Songkla University, Thailand). 3) Paulus Tjakrawan (Executive Chairman of the Indonesian Biofuel Entrepreneurs Association, 4) Dr. Tatang Hernas Soerawidjaja (Chairman of the Indonesian Bioenergy Association, Indonesian Research Council Commission, Bandung Institute of Technology).

Berbagai topik di bidang Bio-Energi dan Teknologi Pertanian Berkelanjutan yang Ramah Lingkungan disampaikan dalam kesempatan ini. Sebanyak 132 makalah di presentasikan secara oral dan 16 makalah dipresentasikan dengan poster oleh peserta seminar. Balitkabi mengirimkan empat penelitinya untuk berkiprah dalam acara ini yaitu Dr. Gatut Wahyu Anggoro Susanto, Ir. Suhartina, M.P., Purwantoro, S.P., dan Dr. Kartika Noerwijati. Gatut mempresentasikan makalah dengan judul “Evaluation of Soybean Lines for High Yield”, sedangkan Kartika mempresentasikan makalah berjudul “Fresh Tuber Yield and Harvest Index Distribution in Segregation Population of Cassava Clones”.

ICoN-BEAT 2019 diharapkan dapat memainkan peran penting guna mendorong kegiatan penelitian dan pengembangan Bioenergi, Energi Terbarukan, dan Pertanian Berkelanjutan yang Ramah Lingkungan di Indonesia, dan memberikan peluang yang sangat baik untuk menjalin kolaborasi antara lembaga penelitian baik di dalam negeri maupun dengan internasional.

KN/GWAS