Berita » Kegiatan P2L di IP2TP Kendalpayak

Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan salah satu program untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya sebagai sumber pangan keluarga. Kegiatan ini dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur, dan lahan kosong yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi.

Keragaan tanaman P2L IP2TP Kendalpayak-Balitkabi

Keragaan tanaman P2L IP2TP Kendalpayak-Balitkabi

Pelaksanaan P2L di IP2TP Kendalpayak-Balitkabi dilakukan dengan mengoptimalkan ruang tumbuh yang belum dimanfaatkan, termasuk pekarangan, dimanfaatkan untuk penanaman beraneka ragam tanaman sayuran dan buah. Tanaman sayuran yang dibudidayakan berupa cabai besar, tomat, terong, kacang panjang, kangkung, dan bunga kol.

Selain itu, tanaman buah yang dibudidayakan dalam pot (tabulampot) juga mewarnai keanekaragaman P2L. Tabulampot yang dibudidayakan antara lain tanaman jambu air madu deli, jambu biji kristal, lemon, jeruk keprok, stroberi, dan belimbing. Tanaman sayuran ditanam menggunakan media polybag berukuran diameter 35 cm. Untuk tanaman buah ditanam dalam pot dengan ukuran pot diameter 60 cm. Semua tanaman disusun dan ditata sedemikian rupa dengan tujuan memperindah estetika tampilan P2L.

Tanaman terong mulai tumbuh subur (kiri), tomat dan cabai besar mulai berbuah (kanan)

Tanaman terong mulai tumbuh subur (kiri), tomat dan cabai besar mulai berbuah (kanan)

Produksi pupuk kandang yang cukup melimpah di IP2TP Kendalpayak dimanfaatkan sebagai campuran media tanam. Pupuk kandang yang digunakan sebagai media tanam sebelumnya telah difermentasi dengan agensi hayati Trichoderma sp., sehingga aman untuk digunakan. Selain itu, proses fermentasi berguna untuk mengurai bahan-bahan organik yang ada didalam pupuk kandang menjadi unsur hara yang stabil dan mudah diserap oleh tanaman.

Fermentasi juga berguna untuk membunuh bakteri dan patogen yang tidak baik bagi pertumbuhan tanaman. Keunggulan lain dari penggunaan pupuk kandang adalah untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Produk sayuran dan buah yang dihasilkan juga lebih aman dan lebih sehat.

Pengendalian organisme pengganggu tanaman menggunakan insektisida nabati dan fungisida nabati. Penggunaan insektisida nabati dan fungisida nabati lebih dipilih karena tidak meninggalkan residu kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Keunggulan lainnya adalah produk yang dihasilkan lebih aman bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan lebih terjaga.

Tanaman buah dalam pot (tabulampot) yang sudah berbuah di kawasan P2L IP2TP Kendalpayak

Tanaman buah dalam pot (tabulampot) yang sudah berbuah di kawasan P2L IP2TP Kendalpayak

Koordinator IP2TP Kendalpayak, Sagitarius Bambang Ermawan mengatakan bahwa kedepan IP2TP Kendalpayak akan melengkapi P2L dengan kebun bibit, yang merupakan salah satu komponen P2L yang berfungsi sebagai penyedia bibit sayuran dan buah, sehingga produksi sayuran dan buah dapat diproduksi sepanjang musim.

Senada, disampaikan oleh Suharto selaku penanggung jawab kegiatan P2L, “Hasil panen sayuran digunakan untuk menambah kebutuhan nutrisi karyawan dan karyawati IP2TP Kendalpayak, bahkan juga  kami bagikan kepada masyarakat sekitar IP2TP Kendalpayak”.

Semoga P2L IP2TP Kendalpayak terus lestari dan memberikan manfaat dalam pemenuhan nutrisi dan gizi karyawan-karyawati IP2TP Kendalpayak-Balitkabi dan masyarakat sekitarnya.

SBE – IP2TP Kendalpayak