Berita » Komoditas Akabi “Underutilized” dibidik Hirata Corporation Japan

peyambutan tamu kunjungan dari Hirata Corp.

peyambutan tamu kunjungan dari Hirata Corp.

Kunjungan tamu Hirata Corporation yaitu Yasuhide Hiraga (Managing Executive Officer) dan Tomohiro Kamogawa (Advisor) yang didampingi oleh Dr. Rudi Suhendi (Kepala Balithi) dan Ibu Merry Nancylia (Balitbangtan) diterima langsung oleh Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi. Pertemuan juga dihadiri oleh Ketua Program, Pejabat Eselon 4, dan peneliti berjumlah sekitar 25 orang .

Pertemuan diawali dengan penyampaian paparan dari pihak Hirata Corporation dilanjutkan pemaparan dari Balitkabi. Paparan dari Hirata berjudul Joint Developing Program for New Plant Resources yang terbagi menjadi 3 fase kegiatan. Penekanan pada memperoleh tanaman baru sumber pangan fungsional, kosmetik, dan toiletry (perlengkapan toilet/parfum) serta farmasi. Sedangkan Balitkabi menyampaikan Diversity of Potential Legumes and Tuber Genetic Resources (capaian inovasi teknologi akabi dan komoditas akabi potensial).

Kepala Balitkabi memimpin pertemuan didampingi oleh Yasuhide Hiraga dan Tomohiro Kamogawa.

Kepala Balitkabi memimpin pertemuan didampingi oleh Yasuhide Hiraga dan Tomohiro Kamogawa.

Hirata Corporation menekankan beberapa aspek sehubungan dengan rencana kerjasama dengan Balitkabi yaitu: 1) Indonesia memiliki biodiversitas terbesar kedua di dunia setelah Brasilia. Indonesia memiliki potensi besar tidak hanya penyedia pangan fungsional tapi juga beberapa potensi pestisida nabati dan sebagainya. Kuncinya produk baru harus dibawa ke pasar (bring to the global market), 2) Tantangan ke depan adalah penyediaan pangan yang berkualitas, seperti pangan fungsional, 3) Data global memperlihatkan dairy product dan backery menduduki ranking kedua terbesar di dunia dan Negara EU berpotensi sebagai pasar kedua produk tersebut, 4) Tuntutan pasar global (industri) adalah perlindungan hukum (paten), 5) Direncanakan MoU dengan Balitbangtan akan dilakukan bulan Februari tahun 2020, dan 6) Kunci komoditas potensial untuk dikerjasamakan adalah: underutilized crops yang memiliki nilai pasar (nilai ekonomi) tinggi, lakukan eksplorasi dan karakterisasi nilai ekonomi yang terkandung pada underutilized crops tersebut, dan Hirata Corporation akan mematuhi segala peraturan yang ada di Indonesia.

Dalam kesempatan diskusi, beberapa peneliti menyampaikan bagaimana tahap dan strategi penyusunan proposal, peluang produk olahan memasuki industrialisasi, dan pengamanan sumber daya genetik Indonesia.

suasana pertemuan bersama tim dari Hirata Corp.

suasana pertemuan bersama tim dari Hirata Corp.

Upaya tindak lanjut dari pertemuan awal ini adalah Balitkabi akan menentukan komoditas potensial (underutilized crops) beserta nilai kandungan yang bernilai ekonomi industri dan menyusun draft proposal (sambil menunggu payung MoU dengan Balitbangtan) mencakup tiga fase kerjasama.

Foto bersama tim Balitkabi dan tim Hirata Corp.

Foto bersama tim Balitkabi dan tim Hirata Corp.

MMA/RDP/KN