Berita » KP Jambegede Terima Kunjungan Petani Binaan Monsanto

a_santi_1

Sebanyak 25 petani binaan PT Branita Sandhini (MONSANTO) mengunjungi KP Jambegede, untuk melihat langsung penampilan tanaman jagung konvensional dan jagung transgenik RR (Roundup Ready) yang ditanam atas kerjasama penelitian dengan pihak Badan Litbang Pertanian.

Jagung transgenik RR merupakan jagung produk rekayasa genetik (PRG) yang memiliki sifat toleran terhadap glifosat yang dihasilkan oleh PT Branita Sandhini yang diperkenalkan di Indonesia.

Penelitian yang dilakukan di KP Jambegede ini merupakan tahapan akhir untuk mendapatkan sertifikat aman lingkungan, karena untuk bisa melepas tanaman hasil produk rekayasa genetik harus memenuhi tiga persyaratan: 1) aman pangan, 2) aman pakan, dan 3) aman lingkungan terang Ir. Redi Fajar Kurniawan (Manager Trial/Staf Monsanto). Ir. Wildy Zulkarnain (Staf Monsanto) juga menambahkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai dampak aplikasi glifosat pada lahan pertanaman jagung terhadap kelimpahan mikroba tanah, mesofauna, arthropoda serta kelimpahan parasitoid telur penggerek batang jagungOstrinia furnacalis.

.

Di lapang para petani tamu dibagi ke dalam tiga kelompok dan secara bergantian memasuki areal percobaan. Para petani melihat secara langsung kondisi, tampilan, dan perbandingan tanaman jagung yang diaplikasi herbisida berbahan aktif glifosat, herbisida berbahan aktif paraquat, serta jagung yang disiang secara manual. Pak Wildy menjelaskan kondisi gulma yang diaplikasi herbisida glifosat pada umur 11 hari setelah aplikasi (HSA) terlihat kering sedangkan gulma yang diaplikasi dengan herbisida berbahan aktif paraquat sudah tumbuh lagi dan kondisinya tidak jauh berbeda dengan yang tidak disiang. Kondisi tanaman jagung yang gulmanya diaplikasi dengan herbisida glifosat juga tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala kerusakan. Pak Wildy juga mendemokan cara dan teknik aplikasi herbisida yang tepat.

Santi&Tanta/AW