Berita ยป Kunjungan Bappeda Kabupaten Malang dan Universitas Ma Chung ke Balitkabi

Balitkabi, 3 Desember 2021, menerima kunjungan dari Bappeda Kabupaten Malang dan Universitas Ma Chung. Kepala Bidang Ekonomi dan SDA Bappeda Kabupaten Malang, Gatot Suwardiyono, mengatakan bahwa tujuan dari kunjungan ini adalah mendapatkan masukan terhadap pemetaan komoditas unggulan di Kabupaten Malang, yang salah satunya adalah kedelai.

Disamping itu juga disampaikan tentang kontinuitas pasokan bahan baku beberapa industri berbahan baku kedelai, termasuk industri kecap kedelai.

Sambutan Sub Koordinator Substansi Jasa Penelitian Balitkabi

Sambutan Sub Koordinator Substansi Jasa Penelitian Balitkabi

Tim dari Universitas Ma Chung telah melakukan kajian dari sisi ekonomi tentang keragaan pertanian di Kabupaten Malang, disampaikan oleh Stefanus Yufra M. Taneo, sebagai Ketua Tim Peneliti dari Universitas Ma Chung Malang.

Fokus kajiannya adalah rantai pasok beberapa komoditas pertanian di Malang. Masalah harga tentu menjadi masalah pilihan akan suatu komoditas pertanian.

Diterima oleh Sub Koordinator Substansi Jasa Penelitian Balitkabi, didampingi oleh Muchlish Adie dan Ayda Krisnawati, dikemukakan tentang tupoksi Balitkabi, dan Balitkabi siap untuk berkomunikasi dengan Pemda Kabupaten Malang dalam rangka pengembangan pertanian, khususnya aneka kacang dan umbi di Kabupaten Malang, karena secara geografis, Balitkabi berada di Kabupaten Malang.

Balitkabi menawarkan pengembangan kedelai hitam di Malang Selatan untuk bahan baku industri kecap, dan pada tahap awal luas pengembangannya akan disesuaikan dengan kapasitas produksi dari pabrik kecap.

Juga disampaikan tentang komoditas unggulan yang ada di Kabupaten Malang, misalnya ubikayu dan porang.

Diskusi dengan Bappeda Kabupaten Malang dan Universitas Ma Chung

Diskusi dengan Bappeda Kabupaten Malang dan Universitas Ma Chung

Disarankan, agar aset tersebut segera dilegalkan. Tim Bappeda berterimakasih atas banyaknya informasi yang diterima dan akan menindaklanjuti berbagai masukan yang telah disampaikan oleh tim dari Balitkabi, termasuk merencanakan untuk mengetahui proses pengelolaan benih sumber yang ada di Balitkabi.

MMA