Berita ยป Kunjungan Kerja Menteri Pertanian ke Kabupaten Blitar

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Menteri Pertanian RI tanggal 29 September 2015, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaeman M.P., mengunjungi program UPSUS peningkatan produksi padi di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Kabupaten Blitar merupakan salah satu produsen padi di Jawa Timur dengan luas sawah pertanian sekitar 31.000 ha. Dengan dukungan sistem pengairan yang baik, dilihat dari capaian luas tanamnya, Kabupaten Blitar surplus karena dari target luas tanam 55.000 ha, terealisir 59.000 ha.

Sehingga tidak mengherankan apabila sekitar 46% PDRB Kabupaten Blitar berasal dari sektor pertanian, demikian yang disampaikan Bupati Blitar pada saat menyambut kedatangan Menteri Pertanian di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben.

Gambar 1. Menteri Pertanian bersama Bupati dan Wabup Blitar, Dirjend Serealia, Danrem, Kabulog Divre Jatim saat panen perdana (kiri), para peserta dialog (kanan).

Gambar 1. Menteri Pertanian bersama Bupati dan Wabup Blitar, Dirjend Serealia, Danrem, Kabulog Divre Jatim saat panen perdana (kiri), para peserta dialog (kanan).

Gambar 2. Menteri Pertanian dan Bupati Blitar saat menggunakan Mesin Transplanter Padi (kiri) dan Dirjen Serealia mempersiap kedatangan Menteri Pertanian RI (kanan).

Gambar 2. Menteri Pertanian dan Bupati Blitar saat menggunakan Mesin Transplanter Padi (kiri)
dan Dirjen Serealia mempersiap kedatangan Menteri Pertanian RI (kanan).

Kunjungan ini diawali dengan panen raya padi Varietas Ciherang seluas 120 ha di Kelompok Tani Ngudi Lestari, Desa Siraman, demo penggunaan transplanter, dan dilanjutkan dengan dialog yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur, didampingi oleh Dirjen Serealia Dr. H. Hasil Sembiring beserta Direktur Serealia, Bupati Blitar beserta jajarannya, Kabulog Divre Jawa Timur, Danrem, Dandim, Kapolres, dan UPT Balitbangtan di Jawa Timur. Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan mesin-mesin pertanian kepada para Kelompok Tani.

Dalam kata sambutannya, Menteri Pertanian menyampaikan kebijakan-kebijakan dalam upaya UPSUS peningkatan produksi padi antara lain: bantuan mesin pertanian, infrastruktur dan kebijakan anggaran. Untuk tahun 2014 kabupaten Blitar menerima bantuan dari Pusat sejumlah 6 milyar, dan untuk tahun 2015 meningkat menjadi 25 milyar (550%), demikian penjelasan Menteri Pertanian.

Gambar 3. Mesin Combine Harvester yang diserahkan kepada Kelompok Tani.

Gambar 3. Mesin Combine Harvester yang diserahkan kepada Kelompok Tani.

Pada kesempatan ini, Menteri pertanian menyerahkan bantuan mesin pertanian kepada para Kelompok Tani berupa MoverThresher, 10 pompa air, Combine Harvester, Hand Traktor, Alat pemipil jagung, dan Rice Transplanter.

Suharsono/KN