Berita ยป Kunjungan PT. Gading Mas Indonesia Teguh Ke Balitkabi

Balitkabi sebagai salah satu Balai Penelitian Nasional yang memegang mandat komoditas aneka kacang dan umbi, sering menjadi rujukan kunjungan dari perusahan yang bergerak di bidang komoditas akabi. Salah satunya perusahaan kedelai edamame asal Jember PT. Gading Mas Indonesia Teguh (GMIT), yang berkunjung pada Jumat, 21 Januari 2021.

Kunjungan dan konsultasi pengendalian OPT edamame oleh PT. Gading Mas Indonesia Teguh Jember dengan peneliti dari bidang Proteksi Tanaman Balitkabi

Kunjungan dan konsultasi pengendalian OPT edamame oleh PT. Gading Mas Indonesia Teguh Jember dengan peneliti dari bidang Proteksi Tanaman Balitkabi

Hadir dalam rombongan ini yakni Direktur PT. GMIT Erwan Santoso, dan empat orang stafnya, diantaranya adalah tim research and development khususnya bidang organisme pengganggu tanaman (OPT). Tujuan kunjungan ini yakni terkait konsultasi terkait OPT edamame.

Narasumber dalam kunjungan ini yakni Dr. Ir. Yusmani Prayogo, M.Si. dan Emerensiana Uge, S.P., M.Sc. Membuka acara kunjungan, Ketua Kelompok Peneliti Proteksi Dr. Alfi Inayati, S.P., M.P. menyampaikan bahwa Balitkabi bersedia membuka informasi bagi pengunjung yang ingin belajar di Balitkabi, dan harapannya agar informasi dan ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat.

Dipaparkan dalam sambutannya, Direktur PT. GMIT menyampaikan bahwa optimalisasi budidaya kedelai edamame hanya dapat mereka laksanakan di musim tanam pertama, sedangkan budidaya di musim tanam setelah bulan Juli sering mengalami kendala khususnya serangan OPT.

Berbagai OPT diuraikan oleh salah satu koordinator lapangan dan diakui menjadi kendala dalam peningkatan produksi maupun kualitas hasil. Harapannya, tim GMIT dapat memperoleh ilmu terkait OPT edamame dan rekomendasi pengendalian yang aman dan bebas residu bahan kimia.

berita-220121-kunjungangmit-a

Dalam sesi konsultasi dan diskusi, Yusmani banyak menyampaikan hasil penelitian Balitkabi dan teknologi pengendalian yang telah dihasilkan. Direktur PT. GMIT sangat mengapresiasi pemaparan materi yang diberikan yang sangat sesuai dengan kendala yang saat ini dihadapi oleh perusahaanya.

Erwan mengharapkan petani dan stafnya dapat mendapatkan informasi dan bimbingan lebih banyak lagi dari Balitkabi, sehingga permasalahan produksi edamame di PT. GMIT dapat teratasi dan sistem budidaya edamame ramah lingkungan dan bebas residu pestisida dapat berlanjut di wilayahnya.

EU