Berita » Kunjungan Tim Balitkabi ke Petrosida

4-berita-2

Prof. Dr. Marwoto, Prof. Dr. Subandi dan Dr. Yusmani berkunjung ke PT Petrosida, salah satu anak perusahaan PT Petrokimia Gresik pada tanggal 24 April 2012. Tim Balitkabi diterima langsung oleh Direktur PT Petrosida beserta staf perusahaan, bapak direktur PT Petrosida mengucapan terima kasih kepada Tim Balitkabi yang berkesempatan hadir dan berkunjung ke Perusahaan PT Petrosida untuk mensosialisasikan hasil penelitian terutama tentang temuan bioinsektisida dan pupuk organik. PT Petrosida merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi bahan aktif pestisida, formulasi pestisida (insektisida, fungisida, herbisida) dan pupuk organik/hayati.

Program PT Petrosida di masa mendatang adalah memproduksi bioinsektisida dan pupuk organik selaras dengan program pemerintah yang mengutamakan keamanan lingkungan dan mencari pendamping bahan anorganik yang di sinyalir sebagai sumber pencemaran lingkungan. Peran pestisida maupun pupuk anorganik nantinya perlu didampingi produk-produk bioinsektisida maupun pupuk organik, bahkan dalam master plan-nya Petrosida akan merancang pembuatan pabrik bioinsektisda maupun pupuk organik.

Maksud dan tujuan kunjugan ke Petrosida adalah untuk menindak lanjuti dari hasil pertemuan di Jakarta dalam diskusi Round Table Meeting Badan Litbang Pertanian dengan dunia usaha pada tanggal 30 Maret 2012. Balitkabi sebagai UPT Badan Litbang Pertanian menawarkan produk hasil penelitian bioinsektisida “BIOLEC” dan pupuk organik yang di perkaya hara “SANTAP M”. Dr. Yusmani sebagai inventor Biolec menjelaskan bahwa Biolec merupakan produk bioinsektisida yang berbahan aktif cendawan entomopatogen efektif mengendalikan berbagai hama dari famili: Lepidoptera, Homoptera, Hemiptera dan Coleoptera.

Direktur Petrosida dan jajarannya sedang menerima tim Peneliti Balitkabi

Sasaran aplikasi biolec adalah hama-hama di pertanaman pangan, sayur maupun perkebunan. Keunggulan Biolec disamping efektif mengendalikan hama adalah aman bagi lingkungan, aman terhadap parasit dan predator, serta biaya produksi cukup rendah. Produk Biolec merupakan bioinsektidida masa depan yang akan berperan dalam pertanian organik. Prof. Dr. Subandi sebagai inventor pupuk organik yang di perkaya hara SANTAP-M menjelaskan bahwa pupuk ini dirancang untuk lahan kering masam. Bahan aktif Santap – M ini adalah dari kotoran sapi/hewan ternak, abu ketel plus batuan mineral. Hasil penelitian aplikasi pupuk organik Santap-M mampu meningkatkan produksi pada tanaman kedelai dan kacang tanah 80 – 90% dan bahkan pada ubikayu dapat meningkatkan produksi ubi hingga 200% dari pembanding tanpa pupuk. Pupuk organik ini mudah di buat dari bahan yang ada dilingkungan pertanian dan murah biaya produksinya.

Prof. Dr. Subandi memaparkan pupuk organik diperkaya hara SANTAP M dan Dr. Yusmani Prayogo memaparkan produk bioinsektisida Biolec

Direktur Petrosida merespon positif karena produk-produk dari Balitkabi sesuai dengan master plan PT Petrosida masa depan. Keefektifan dari produk Biolec maupun Santap sudah tidak diragukan lagi, saran dari pihak perusahaan antara lain perlu diteliti lebih lanjut mengenai kendala dalam memproduksi dalam skala besar atau skala pabrik masih tetap efektif dan biaya produksi secara ekonomis menguntungkan.