Berita » Laboratorium Uji Mutu Benih Ikuti Sinkronisasi Penerapan SMM Laboratorium

Dalam rangka peningkatan pengetahuan dan evaluasi penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) Laboratorium berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2017, pada 25-27 Januari 2022, Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (Balai Besar PPMB-TPH) menyelenggarakan pertemuan sinkronisasi penerapan SMM Laboratorium di Hotel Novotel Semarang, Jawa Tengah.

Peserta Pertemuan Sinkronisasi Penerapan SMM Laboratorium

Peserta Pertemuan Sinkronisasi Penerapan SMM Laboratorium

Acara sinkronisasi diikuti 116 orang peserta dari UPTD PSBTPH seluruh Indonesia, BB/Balit/BPTP lingkup Badan Litbang Pertanian termasuk Balitkabi (Wiwit Rahajeng, S.P.), serta produsen benih pemerintah dan swasta.

Dr. Ir. Suwandi, M.Si., Direktur Jenderal Tanaman Pangan, dalam sambutannya sekaligus membuka acara sinkronisasi menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan produksi dan produktivitas tanaman tidak terlepas dari kualitas/mutu benih yang digunakan.

Karena itu, SMM Pengujian Laboratorium harus diterapkan sesuai dengan standar yang berlaku saat ini. PSBTPH berperan penting dalam pengawalan mutu benih dalam peredaran benih bersertifikat. Pada kesempatan tersebut juga dilaunching aplikasi “SIMPEL (Sistem Informasi Manajemen Pengujian Laboratorium)” yang merupakan pelayanan pengujian pada Balai Besar PPMB-TPH berbasis online yang diintegrasikan ke SI-TAMPAN Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

Ir. Warjito, M.Si., Kepala Balai Besar PPMB-TPH mengevaluasi Kegiatan TA 2021 dan Rancangan Kegiatan TA 2022 Balai Besar PPMB-TPH, dilanjutkan materi dari Direktur Perbenihan Tanaman Pangan yang diwakili oleh Ir. Dewi Taliroso, M.Si. yang menyampaikan mengenai Standarisasi Sarana Laboratorium Penguji Benih dalam mendukung Keberhasilan Program Perbenihan Tanaman Pangan.

Materi peningkatan kompetensi personel laboratorium, dengan narasumber dari Dirjen TP, Dirjen Perbenihan, Asesor KAN, BRIN, dan BBPPMBTPH. Materi-materi tersebut antara lain:

  1. Pemenuhan persyaratan proses dalam aktivitas laboratorium pengujian tanaman pangan
  2. Verifikasi dan validasi metode pengujian
  3. Akomodasi dan kondisi lingkungan pengujian
  4. Uji banding antar laboratorium dan uji banding antar analis beserta analisis statistiknya
  5. Pemaparan dua makalah dari UPTD PSBTPH Kaltim ( Validasi Metode Suhu Konstan pada Pengujian Daya Berkecambah pada Benih Cabai (Capsicum spp) ) dan UPTD PSBTPH ( Pengecekan Media Pengujian DB (Daya Hantar Listrik dan pH Media Kertas CD Dan Pasir) ).

Pada hari terakhir disampaikan Evaluasi Uji Profisiensi 2021 dan Rancangan Uji Profisiensi 2022. Berdasarkan SNI ISO/IEC 17025, Uji Profisiensi merupakan salah satu bukti kompetensi personel dalam menjamin mutu hasil pengujian.

berita-220130-smmlab-b

Acara ditutup dengan penyampaian 16 poin rumusan kegiatan pertemuan sinkronisasi penerapan SMM laboratorium, dan penetapan komoditas yang akan dipakai pada Uji Profisiensi tahun 2022 adalah padi dan sawi, ditambah dengan cendawan terbawa benih cabai.

WR