Berita » Langkah Proaktif menuju Keterbukaan Informasi

ppid

“Penderasan informasi kepada publik harus semakin ditingkatkan sebab publik mempunyai hak untuk memperoleh informasi”, demikian pernyataan dari Bapak Hari Priyono (Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian) dalam sambutan Raker Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Pertanian Kamis 26 Mei 2016 di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta, BB Litbang Pasca Panen Pertanian Bogor. Kegiatan Raker dengan tema “PPID PROAKTIF Menuju Pemerintahan yang Terbuka” dimaksudkan dalam rangka mendorong PPID lingkup Kementerian Pertanian untuk lebih proaktif dalam rangka mewujudkan informasi yang terbuka di Kementerian Pertanian. Raker PPID diawali dengan Launching Aplikasi Sistem Informasi Pertanian (SIMFORTA) dilanjutkan dengan pengukuhan kembali PPID Utama dan PPID Pelaksana terkait diterbitkannya Peraturan Menteri Pertanian No 43/Permentan/OT.010/8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian.

Peranan PPID sangat penting dalam pencapaian keterwujudan keterbukaan informasi publik, sesuai dengan dinamika dan perkembangan sistem pemerintaan saat ini. PPID diharapkan lebih proaktif dalam menyebarkan informasi kepada publik serta harus mengacu pada pedoman dan aturan-aturan yang telah ditetapkan. Bahkan untuk memperoleh informasi dari pemerintah/badan publik, masyarakat dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008. Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban setiap badan publik untuk memberikan layanan informasi publik kepada masyarakat. Informasi harus mudah diakses, lebih lanjut perlu pengelolaan informasi publik dan dokumentasi yang menjamin penyediaan informasi yang mudah, cermat, cepat dan akurat dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.


Laporan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Agung Hendriadi (kiri)
dan Pengukuhan PPID Utama dan PPID Pelaksana Lingkup Kementan oleh Sekjen Kementan Bapak Hari Priyono (kanan).

BSK