Berita » Manfaatkan Lorong Sawit untuk Tanam Kedelai dan Ubikayu

Lahan pertanian yang semakin menyusut, menyebabkan produksi tanaman pangan semakin berkurang. Dalam rangka memberdayakan lorong sawit, Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) telah melakukan serangkaian kegiatan penelitian di Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan mulai tahun 2010 hingga sekarang.

Pemanfaatan lahan diantara tanaman kelapa sawit, sebelum diolah (kiri) dan setelah diolah (kanan).

Pemanfaatan lahan diantara tanaman kelapa sawit, sebelum diolah (kiri) dan setelah diolah (kanan).

Lokasi kegiatan penelitian salah satunya di Kecamatan Wanaraya yang sebagian besar didominasi oleh lahan gambut dan pasang surut dengan pH berkisar antara 3−4, sehingga budidaya pertanian sangat tergantung pada penambahan kapur/Dolomit maupun pupuk organik.

Keragaan tanaman kedelai dan ubikayu di lahan pasang surut tipe C, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kula, Provinsi Kalimantan Selatan.

Keragaan tanaman kedelai dan ubikayu di lahan pasang surut tipe C, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kula, Provinsi Kalimantan Selatan.

Lahan diantara sawit yang dapat dimanfaatkan untuk ditanami kedelai atau ubikayu adalah lahan dengan tanaman kelapa sawit pada umur antara 1−3 tahun. Selain itu, lahan-lahan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk komoditas lain dengan teknologi yang spesifik disesuaikan dengan komoditas yang di tanam. Selamat, semoga sukses.

US