Berita » Matriks Rencana Penelitian Balitkabi 2014 Dibahas oleh Tim Puslitbangtan

Pembahasan matriks penelitian 2014 yang diselenggarakan di ruang sidang utama Balitkabi pada tanggal 5-6 Februari 2013 bernuansa lain. Pada kesempatan ini, Balitkabi mengundang Direktorat Perbenihan dan Direktorat Budidaya Aneka Kacang dan Umbi untuk menyinkronkan penelitian Balitkabi dengan program direktorat ini. Pembahasan diikuti oleh seluruh peneliti Balitkabi. Sebagai pembahas adalah tim dari Puslitbangtan yaitu Dr. Nyoman Widiarta dan Ir. Husni Kasim, M.Sc. Pembahas internal adalah Kepala Balitkabi, Dr. M. Muchlish Adie, MS. Pelaksanaan pembahasan dibuka langsung oleh Kepala Balitkabi.

Direktorat Perbenihan yang diwakili oleh kasie benih aneka kacang dan umbi, Ir. Sugiarto, memaparkan perkembangan terkini aneka kacang dan umbi dan tantangan yang dihadapi, meliputi: (1) Perkembangan sentra produksi dan produksi kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubikayu dan ubijalar 2008 – 2011, (2) Potensi dan prospek komoditas aneka kacang dan umbi, (3) Permasalahan yang dihadapi, (4) Program pengembangan perbenihan, (5) Langkah-langkah operasional untuk menyelesaikan permasalahan, (6) Rencana kerja 2013, dan (7) Dukungan yang diharapkan.

Dr. Maman Suherman selaku Direktur Direktorat Budidaya Aneka Kacang dan Umbi menyampaikan beberapa hal penting, yaitu: (1) Sasaran luas tanam, panen produktivitas dan produksi aneka kacang dan umbi 2012 – 2014, (2) program kegiatan aneka kacang dan umbi 2013, (3) upaya pencapaian target produksi kedelai 2013, pengembangan model kedelai 2013, (4) permasalahan dan kendala dalam pengembangan aneka kacang dan umbi, dan (5) permasalahan pelaksanaan program dan kegiatan.

Terdapat sebelas judul penelitian yang dibahas dalam pertemuan, yaitu: (1) Produksi benih sumber kacang-kacangan dan umbi-umbian dengan menggunakan sistem managemen mutu berbasis ISO 9001-2008 terdiri dari tiga kegiatan, (2) Pengelolaan dan pemberdayaan plasma nutfah kacang-kacangan dan umbi-umbian terdiri dari tiga kegiatan, (3) Konsorsium uji adaptasi galur harapan untuk percepatan pelepasan varietas unggul kedelai terdiri dari dua kegiatan, (4) Perakitan varietas kedelai tropis untuk potensi hasil tinggi, toleran kekeringan, toleran naungan, toleran pasang surut, dan toleran cekaman biotik terdiri dari tujuh kegiatan, (5) Perbaikan komponen teknologi budidaya untuk peningkatan produktivitas kedelai terdiri dari empat kegiatan, (6) Perbaikan komponen teknologi pengendalian hama dan penyakit kedelai untuk mendukung pengelolaan hama dan penyakit terpadu terdiri dari 3 kegiatan, (7) Perakitan varietas dan perbaikan komponen teknologi produksi untuk meningkatkan produktivitas ubikayu terdiri dari dua kegiatan, (8) Perakitan varietas dan komponen teknologi produksi untuk meningkatkan produktivitas ubijalar terdiri dari dua kegiatan, (9) Perakitan varietas dan komponen teknologi produksi untuk meningkatkan produktivitas kacang tanah terdiri dari dua kegiatan, (10) Diseminasi teknologi kacang-kacangan dan umbi-umbian, dan (11) Penyebaran varietas unggul dan preferensi petani terhadap komoditas ubikayu. Pembahasan ditutup dengan pengarahan dari kepala balai.