Berita » Memahami Kembali Empat Pilar Kebangsaan

upacara_baris_00

Menjelang akhir ramadhan, karyawan karyawati Balitkabi, KP Kendalpayak dan KP Jambegede, melaksanakan upacara peringatan hari ulang tahun ke 67 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Balitkabi, dalam suasana khidmat dan penuh kedamaian.

Bertemakan “Dengan semangat proklamasi 1945, kita bekerja keras untuk kemajuan bersama, kita tingkatkan pemerataan hasil-hasil pembangunan untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, menurut Kepala Balitkabi, yang sekaligus bertindak sebagai Pembina upacara, menyampaikan bahwa Tema ini sejalan dengan semangat di Kementerian Pertanian, yang memposisikan tahun 2012 sebagai tahun bekerja keras. Pencanangan empat sukses Kementerian Pertanian, khususnya swembada tanaman pangan, memerlukan ketekunan, kesungguhan dan komitmen. Diingatkan kembali bahwa seluruh insan kementerian pertanian, tidak ada pilihan lain, kecuali mengamankan dan mensukseskan target empat sukses kementerian pertanian, khsusunya swasembada kedelai.  Seluruh individu harus bisa memposisikan dirinya, sebagai pelaksana pengamanan target tersebut, sekali lagi bukan sebagai pengamat. Pegawai negeri diikat oleh sumpah jabatan dan diikat oleh kontrak kinerja yang harus diimplementasikan oleh bapak/ibu pegawai negeri kementerian pertanian. Esensi kemerdekaan bukan semata-mata pembebasan dari ketertindasan, tetapi kita semua perlu mengimplementasikannya dengan bekerja lebih keras.

Mengacu kepada Samburan Gubernur Jatim, bahwa kompleksitas tantangan mengisi kemerdekaan saat ini semakin berat dan beragam. Berbagai  keprihatinan akan rasa nasionalisme justru di era reformasi semakin dipertanyakan.  Semakin banyak permasalahan yang justru keluar dari arah reformasi itu sendiri. Globalisasi saat ini sudah tidak bisa dihindarkan.  Globalisasi telah melahirkan berbagai bidang menjadi sangat transaksional, akibatnya masyarakat seringkali menjadi korban sikap transaksional tersebut.  Kenyataan juga menunjukkan bahwa kebebasan yang tanpa batas menyebabkan dekadensi moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai perubahan lingkungan strategis dan gelombang globalisasi, penangkalnya adalah kembali menghayati dan memahami kembali Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itulah, seluruh karyawan karyawati Balitkabi, untuk memperlakukan empat pilar kebangsaan tersebut sebagai suatu kontinum ditengah-tengah kita membangun bangsa dan negara tercinta ini.

didik copy.gif - 161.86 Kb

Dirgahayu Kemerdekaan ke 67 Republik Indonesia.