Berita » KP Kendalpayak Manfaatkan Teras untuk M-KRPL

krpl_payak_1

Himbauan Kepala Balitkabi Dr. Muchlish Adie, kepada semua KP pada setiap rapat dan pertemuan, bahwa:  “KP harus  dapat memanfaatkan lahan seoptimal mungkin dan jangan ada lahan kosong”, maka KP Kendalpayak, memanfaatkan emplasemen KP sekitar teras kantor maupun gudang seluas utnuk KRPL. Tanamannya yang langsung bermanfaat bagi karyawan: cabe, tomat, selada, dan sawi. Satu rak vertikultur diisi tanaman dalam polibak. Terdapat 180 rumpun tanaman cabe, 80 tomat, 100 selada, dan 120 sawi. Khusus untuk cabe dan tomat harus pada polibak dengan ukuran yang lebih besar, yaitu diameter 25-30 cm karena kedua komoditas ini bisa dipanen beberapa kali, sehingga perlu media lebih banyak. Media dipolibak terdiri dari tanah dan kompos,  dan komposnya minimal 1 bulan sebelumnya sudah difermentasi dari campuran : pupuk kandang yang sudah matang, EM4,  pupuk Urea, dan cairan tetes dari limbah pabrik gula. Menurut Pak Margono  (Kepala  KP Kendalapayak): “Pengelolaan yang sangat krusial di antara 4 komoditas ini, adalah pencegahan secara dini terhadap cekaman hama penyakit pada cabe dan tomat, utamanya serangan kutu kebul (B. tabaci) dan Thrips sp”. Menurut Dr. Yusmani P. (Peneliti  penyakit tanaman): “kutu kebul juga sebagai vektor virus, jia sudah menyerang, hasil panen sudah sulit diharapkan lagi. Pengalaman pengendalian preventif cabe dan tomat di KP Kendalpayak menggunakan insektisida dengan bahan aktif: imidakloprit untuk Thrips, serta Imidakloprit dan Spirotetramat untuk kutu kebul. Sedangkan pengelolaan tanaman sawi dan selada relatife lebih mudah.

Model KRPL Verticultura komoditas cabe, tomat, selada, dan sawi di KP Kendalpayak

Kunjungan Kelompok Tani melihat Model KRPL di sekitar kantor KP Kendalpayak sebelum
meninjau Visitor Plot dan Penelitian-Penelitian Kabi di lahan kebun

Karyawan dan karyawati KP Kendalpayak akan memanen sawi untuk konsumsi sehari-hari.