Berita ยป Memantapkan Kembali Konsep 2-3-7

Kebun Percobaan (KP) Ngale patut berbangga, karena mendapatkan kunjungan kerja Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Haryono M.Sc., pada 2 November 2013, yang didampingi oleh Plh Kepala Balitkabi, Kepala BPTP Jatim, Kepala Balittas, Kepala Seksi Pelayanan Teknik Balitkabi (Dr. Yusmani Prayogo) dan pemulia kedelai (Muchlish Adie).Di sela-sela kunker di KP Ngale, Dr. Haryono, menyampaikan bahwa engine keberhasilan Badan Litbang Pertanian, tidak terlepas dari peran dan konstribusi KP, sehingga berdosa jika KP diterlantarkan. Kepala KP Ngale, Slamet Ariyadi S.P., diminta untuk mengoptimalkan pengelolaan KP walaupun dengan sumberdaya yang terbatas, dan Badan Litbang Pertanian akan terus memperkuat posisi KP secara bertahap, termasuk salah satunya adalah KP Ngale.
Badan Litbang Pertanian saat ini tidak hanya berkiprah di tataran nasional, sudah merambah ke tingkat internasional, dengan berbasiskan DUA hal: scientific recognition dan impact recognition. Penelitian dan peneliti tetap menjadi bagian terpenting termasuk output karya tulis ilmiahnya dan harus berdampak terhadap penambaan nilai tambah, khususnya ekonomi.Penguatannya dilakukan dengan TIGA hal, melalui optimalisasi science, innovation, dan network. Dalam beberapa tahun terakhir, anggaran Badan Litbang Pertanian meningkat, korelasi nyatanya harus berdampak terhadap peningkatan inovasi yang akan menjadi engine ekonomi petani. Peneliti juga harus memperluas cakrawala networkingnya, tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga harus berperan di tingkat internasional. Sudah saatnya Badan Litbang Pertanian tidak hanya meminta, saatnya berkonstribusi di tingkat internasional. Sudah dibuktikan banyak seminar internasional dilakukan oleh Badan Litbang Pertanian, bahkan beberapa peneliti Badan Litbang Pertanian juga dipercaya sebagai tenaga ahli di beberapa negara, di Madagaskar, Sudan dsbnya.Faktor penentunya memang harus ada sumberdaya yang harus memperhatikan TUJUH hal yaitu (1) Program penelitian, (2) Sumberdaya manusia, (3) Sarana-prasarana, (4) Anggaran, (5) Time dan timing, (6) Mindset, dan (7) Manajemen konflik. Terhadap mindset, Dr. Haryono, menekankan reposisi peneliti yang harus memposisikan kelembagaan, bukan sekedar kepentingan individu. Mindset juga terkait dengan mengedepankan bekerja yang amanah.Kunker Kepala Badan Litbang Pertanian di KP Ngale diwarnai dengan rasa kekeluargaan dan diakhiri dengan foto bersama dengan karyawan/karyawati KP Ngale. Selamat jalan Dr. Haryono.MMA/AW