Berita » Membangun SDM Balitbangtan yang Solid, Inovatif, dan Kolaboratif

Mentan, Dr. Syahrul Yasin Limpo memberi arahan pada koordinasi penguatan SDM Balitbangtan (21/12/21)

Mentan, Dr. Syahrul Yasin Limpo memberi arahan pada koordinasi penguatan SDM Balitbangtan (21/12/21)

Berkarya sejak tahun 1974 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah menghasilkan berbagai inovasi dan teknologi baik yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani, menjawab dan menyelesaikan permasalahan pembangunan pertanian, dan tidak kurang memberikan sumbangan scientific recognition baik yang bersifat nasional maupun internasional.

Menteri Pertanian, Dr. Syahrul Yasin Limpo dalam arahannya pada acara Koordinasi SDM Balitbangtan pada tanggal 21–23 Desember di Jakarta kembali mengajak seluruh SDM Balitbangtan untuk tetap berkomitmen dalam memberikan kontribusi terbaiknya bagi pembangunan pertanian Indonesia.

Senada dengan Mentan, Kepala Balitbangtan Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., mengingatkan agar SDM Balitbangtan tetap solid, inovatif, dan kolaboratif sesuai dengan tema raker kali ini.

Diikuti oleh 275 peserta yang hadir secara luring di Hotel Discovery Ancol, dan lebih dari 200 peserta secara daring, koordinasi SDM kali ini sangat menarik.

Tidak hanya membahas kondisi terkini di Balitbantan namun juga menghadirkan narasumber yang kompeten dan tidak ketinggalan kegiatan outdoor untuk membangun dan memperkuat kerjasama tim (team building).

Ir. Brisma Reinaldi, MM., Widyaiswara Pusdiklat Kepemimpinan LAN, memberikan materi Dialog Strategis pada koordinasi penguatan SDM Balitbangtan

Ir. Brisma Reinaldi, M.M., Widyaiswara Pusdiklat Kepemimpinan LAN, memberikan materi Dialog Strategis pada koordinasi penguatan SDM Balitbangtan

Narasumber dari Lembaga Adminstrasi Negara (LAN), Ir. Brisma Renaldi, M.M., menyampaikan materi tentang “Dialog Strategis Kepemimpinan Organisasi”. Dalam pemaparannya Brisma menyampaikan kerja bersama (working together) dan kerja tim (team work) sangat penting untuk mencapai tujuan (dream) dan sukses.

Materi Emotional Spiritual Quotient (ESQ) diberikan selain untuk membangun karakter SDM Balitbangtan yang solid juga memberikan ketenangan hati dan mental positif bagi seluruh SDM Balitbangtan.

Pada kesempatan ini Coach Iman Herdimansyah, menyampaikan, motivasi seseorang dalam bekerja sangat menentukan bagaimana sikap seseorang menghadapi masalah dalam meniti kariernya.

Disampaikan ada 7 tingkatan yang mendasari atau motivasi seseorang dalam memilih dan menekuni pekerjaannya, yaitu

  1. Kepastian
  2. Tantangan
  3. Eksistensi
  4. Relasi dan cinta
  5. Perkebambangan
  6. Kontribusi
  7. Meaning and purpose

Menjadikan bekerja sebagai suatu bentuk “pengabdian” kepada Tuhan yang memberikan arti dan menjadi tujuan hidup manusia akan menjadikan seseorang menjadi manusia yang selalu mengutamakan bersyukur (appreciate) daripada berharap (expectation).

Dr. Fajry Djufry, Kepala Balitbangtan membuka Koordinasi Penguatan SDM Balitbangtan (21/12/21)

Dr. Fajry Djufry, Kepala Balitbangtan membuka Koordinasi Penguatan SDM Balitbangtan (21/12/21)

AI/TS