Berita » Mencari Tahu: Blok Tahu Cibuntu

Tahu, merupakan salah satu makanan berbahan baku kedelai, yang sudah sangat memasyarakat di Indonesia. Salah satu sentra pembuatan tahu yang terkenal di Kota Bandung berada di Jalan Aki Padma, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, yang lebih dikenal dengan kawasan Blok Tahu Cibuntu.

Derap aktivitas pekerja di gang sempit Blok Tahu Cibuntu

Derap aktivitas pekerja di gang sempit Blok Tahu Cibuntu

Tahu Cibuntu sangat terkenal, bukan saja karena telah diusahakan sejak tahun 1960-an, namun karena citarasa tahunya. “Pengrajin tahu tersebar di enam kelurahan”, ujar Haji Nana, salah satu pengrajin tahu yang sudah turun-temurun. Kualitas tahu, terutama bahan baku kedelai dan air yang digunakan, menjadi kunci dalam mempertahankan citarasa tahunya.

Salah satu industri tahu yang memproduksi tahu putih dan tahu kuning

Salah satu industri tahu yang memproduksi tahu putih dan tahu kuning

Rata-rata merek tahu menggunakan nama sang pemilik usaha, antara lain Tahu Cibuntu H. Nana, Tahu Sutra GS Dabeda, dan sebagainya. Kelompok Haji Nana menghabiskan tidak kurang dari 3 ton kedelai per harinya.

Berbeda dengan Haji Daeb, dengan fasilitas industrinya yang sudah sangat mapan, membutuhkan 6 ton kedelai per hari. “Beberapa hari ini harga kedelai (biasa menyebutnya kacang) naik lagi, di atas sepuluh ribu untuk kualitas kedelai terbaik”, urai Haji Daeb.

Salah satu industri tahu yang memproduksi tahu sutra

Salah satu industri tahu yang memproduksi tahu sutra

Beragam jenis tahu diproduksi oleh pengrajin tahu Blok Cibuntu, antara lain tahu putih, tahu kuning, tahu keju, tahu stick, dan tahu sutra. Demikian juga ukuran tahu yang diproduksi beragam menyesuaikan dengan permintaan pasar, dari ukuran 7, 8, 9, dan 10.

Ukuran 10 misalnya, digunakan untuk merepresentasikan satu loyang berisi 10 baris dan 10 kolom. Harga tahu sutra memang lebih mahal dibandingkan tahu biasa. Ampas tahu juga dijual sekitar 550 ribu per pickup, untuk jarak antar sekitar 10 km.

Tahu ukuran 10 (kiri) dan ukuran 8 (kanan)

Tahu ukuran 10 (kiri) dan ukuran 8 (kanan)

Para pengrajin Tahu Cibuntu yang terus bertumbuh berbasiskan kreativitas dan sumber daya lokal, meskipun berlokasi di gang-gang sempit, telah menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitarnya.

AK