Berita » Menggenjot Produksi Benih Kedelai di Awal Tahun

Kontraksi kedelai yang terjadi di awal tahun 2021 ini menuntut perluasan areal tanam dan percepatan masa tanam. Kedua hal tersebut menuntut ketersediaan benih kedelai. Konsepsi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian. Oleh karena itu, produksi benih kedelai perlu digenjot di awal tahun. Tujuannya untuk mengatasi ketidaktersediaan kedelai nasional dan menekan harga kedelai, sehingga harga kedelai berada pada keseimbangan, menguntungkan bagi petani dan pelaku usaha kedelai.

Kedelai merupakan salah satu komoditas yang menjadi mandat Balitkabi. Melalui Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS), Balitkabi telah merancang produksi benih kedelai pada musim tanam Januari 2021. Pertanaman di awal tahun ini menjadi penting karena diharapkan hasilnya dapat digunakan sebagai sumber benih pada puncak musim tanam kedelai di bulan Juni atau Agustus, yakni setelah pola tanam Padi-Padi. Lokasi produksi berada pada wilayah Gapoktan Rukun Makmur di Kecamatan Wates, Blitar. Beberapa waktu lalu UPBS melaksanakan sosialisasi tentang varietas unggul kedelai dan produksi benih. Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 ketua kelompok tani yang tergabung pada Gapoktan Rukun Makmur. Peserta sosialisasi memberikan respon yang cukup antusias, terlebih terhadap informasi varietas kedelai terbaru yang memang belum diketahui oleh petani. Penanaman kedelai varietas Detap 1 seluas 15 ha akan dimulai pada pertengahan Januari.

Pemilihan Kecamatan Wates, Blitar sebagai lokasi produksi kedelai di awal tahun dengan pertimbangan wilayah ini memang potensial sebagai wilayah produksi benih kedelai. Di daerah tersebut penanaman kedelai dilakukan di awal musim penghujan. Kondisi eksisting pemanfaatan lahan kering di Wates adalah pada awal musim hujan petani menanam jagung dengan jarak tanam antar barisan 80 cm. Pada saat jagung menjelang panen, di antara tanaman jagung (dalam barisan) ditanami cabai, dan setelah panen jagung, disamping kiri kanan cabai (masih berdaun 4 – 5) ditanami kedelai. Varietas kedelai yang biasa ditanam petani adalah Anjasmoro, namun sekarang juga mulai dilakukan penanaman kedelai hitam, bekerjasama dengan pabrik kecap. Dengan potret pemanfaatan lahan pertanian yang intensif, diharapkan produksi benih kedelai juga optimal. Semoga varietas Detap 1 semakin berkembang dan mensejahterakan petani di Blitar.

blitar blitar1
Sosialisasi VUB dan produksi benih kedelai di Gapoktan Rukun Makmur, Blitar

DS/SM/AK