Berita » Menggerakkan Produksi Kedelai di Hutan Jati

dele_kph_bojonegoro_3

Balitkabi telah meramu teknologi budidaya kedelai di bawah tegakan pohon jati. Aplikasi teknologi tersebut di lapang dituangkan dalam bentuk gelar teknologi di KPH Ngawi. Panen perdana kedelai di kawasan hutan jati Ngawi, 9 Januari 2012, dilakukan oleh Menteri Pertanian dan Kepala Badan Litbang Pertanian.

Sukses tersebut, ditindaklanjuti, dengan memberikan bantuan benih 3 ton FS kedelai kepada KPH Ngawi, KPH Bojonegoro, dan KPH Blitar. Harapannya, kedelai harus segera digerakkkan dan dikembangkan di areal KPH yang lain.  Memang tidak sia-sia; 12 April 2012; Kepala Balitkabi didampingi peneliti (Prof. Marwoto, Dr. Yusmani Prayogo, dan Gatut Wahyu MP, melakukan observasi lapang di lokasi yang mendapatkan bantuan benih kedelai di KPH Bojonegoro.  Menakjubkan, keragaan kedelai di lapang sangat bagus. Pertanaman kedelai di sela-sela peremajaan hutan jati di KPH Bojonegoro praktis tumbuh optimal; tanpa ada pengurangan cahaya; karena tanaman jati masih berumur 5 bulan.  Areal peremajaan hutan jati yang sangat luas merupakan potensi pengem­bangan produksi kedelai hingga empat tahun mendatang. Peneliti Balitkabi, berinteraksi dan berdiskusi dengan KSS KPH Bojonegoro (Drs. Wito Utomo) yang didampingi oleh Mandor dan Mantri Kehutanan. Diskusi di lapang memang efektif untuk mengintroduksikan inovasi budidaya kedelai yang benar dan efisien.

Kedelai di sela-sela jati muda

Ir. Abdul Hasan M.Si, ADM KPH Bojonegoro, sangat kooperatif dan antusias untuk memanfaatkan lahan di KPH Bojonegoro, apalagi dengan bantuan benih yang berkualitas ternyata pertumbuhan kedelai di lapang cukup menjanjikan.  Memang diperlukan pendampingan dan edukasi kepada petani pesanggem akan budidaya kedelai yang benar. Untuk memperkuatnya, Balitkabi menawarkan untuk ikut hadir pada pertemuan dengan pesanggem, sehingga teknologi budidaya kedelai dapat sesegera mungkin sampai kepada pengguna. Panen kedelai diperkirakan pada awal Mei 2012. Semoga Balitkabi ikut hadir pada panen raya tersebut.

Diskusi kedelai di lapang