Berita » Siapkan Arjuna Dorong Kualitas Publikasi

Kemajuan teknologi informasi (TI) mampu mengubah berbagai tatanan kehidupan, termasuk jurnal ilmiah. Sehubungan dengan hal tersebut, Pusbindiklat Peneliti LIPI bekerjasama dengan Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, menyelenggarakan Pelatihan Pengajuan Akreditasi Jurnal Elektronis menggunakan aplikasi Akreditasi Jurnal Nasional (Arjuna). Pelatihan diselenggarakan di Auditorium Utama Balitbangtan Sadikin Sumintawikarta Bogor, tanggal 3 Desember 2014. Dua peneliti Balitkabi yaitu Affandi dan Muchlish Adie hadir pada pelatihan tersebut.Pelatihan diikuti oleh sekitar 190 peserta pengelola jurnal terakreditasi. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Utama LIPI, Dr.Ir. Nuramaliati Prijono dan beliau menyampaikan bahwa pengelolaan jurnal secara manual menjadi elektronis menjadi keharusan, dan kondisi perubahan pengeloaan tersebut di Indonesia relatif terlambat, dan harus dilakukan percepatan. Pengelolaan secara elektronis akan memberikan tingkat ketelusuran yang lebih mudah dan cepat, serta akan memberikan sistem penilaian terhadap suatu jurnal secara adil dan terukur.

Pelatihan di Bogor 3 Desember 2014 LIPI sebagai institusi Pembina terhadap jurnal ilmiah di Indonesia harus mampu mengukur mutu terbitan. Arjuna telah diinisiasi oleh Dikti dan telah diterapkan pada jurnal yang ada di Dikti. Ke depan memang pengelolaan jurnal harus dilakukan secara daring (online) sejak dari proses pengiriman makalah, penelahaan, editing, hingga publishing. Terdapat 10 tahap proses akreditasi jurnal ilmiah secara online yaitu pembuatan username dan password, pengajuan akreditasi, penilaian asesor, jika asesor tidak bersedia dilakukan pengalihan ke asesor lain, penilaian oleh asesor, penilaian oleh asesor secara online, konfirmasi penilaian oleh asesor, jika penilaian asesor terdapat nilai ekstrem ditunjuk asesor lain, nilai akhir, penerbitan surat keputusan. Hal-hal yang harus dilakukan pada Buletin Palawija adalah (1) pendaftaran akreditasi secara online (2) menentukan dewan redaksi yang minimal memiliki 1 jurnal ilmiah internasional yang diindeks “scopus” atau yang lainnya, (3) membuat template makalah, (4) berkoordinasi dengan Pustaka tentang proses pendaftaran ke Google Schoolar, DOAJ dsbnya terutama yang menyangkut kesepakatan di tingkat Balitbangtan termasuk aspek biaya pendaftarannya.MMA/AW