Berita » Menyongsong GITA 2021

IP2TP Muneng, tempat digelarnya GITA 2021 pada Juni 2021.

IP2TP Muneng, tempat digelarnya GITA 2021 pada Juni 2021.

Hilirisasi produk riset menjadi salah satu kunci dan tolok ukur keberhasilan riset itu sendiri. Karenanya Balitbangtan melalui Balitkabi menyiapkan hilirisasi tentang Gelar Inovasi Aneka Kacang dan Umbi (GITA 2021) di IP2TP Muneng di Probolinggo. Acara puncak GITA 2021 adalah tanggal 24 Juni 2021.

Konsep hilirisasi pada GITA 2021 adalah gelar inovasi akabi hulu-hilir. Hal ini sesuai dengan yang selalu ditekankan oleh Menteri Pertanian, “Komoditas pertanian harus memiliki nilai ekonomi, harus mampu memberikan peningkatan pendapatan kepada petani”. Peragaan gelar lapang mengedepankan hulu – hilir dari beberapa varietas yang telah dihasilkan oleh Balitbangtan, diantaranya kedelai hitam Detam 1 yang telah dimanfaatkan oleh industri kecap, varietas kacang tanah Litbang Garuda 5 yang telah menjadi bahan baku industri kacang tanah, varietas kacang hijau Vima 5 telah dilisensi oleh produsen benih, varietas ubijalar Beta 1 yang tidak hanya menjadi bahan baku industri, namun juga telah diekspor ke beberapa negara, demikian juga produk kecap dan kacang tanah, telah memasuki ranah ekspor ke beberapa negara di kawasan Asia, Eropa, dan Australia.

Persiapan peragaan tanaman di lapang menyongsong GITA 2021 telah dilakukan oleh Balitkabi melalui jajaran IP2TP Muneng. Agroekologi IP2TP Muneng adalah lahan kering beriklim kering (LKIK). Keragaan varietas akabi adalah sangat bagus, sekaligus menjawab tantangan peluang pengembangan komoditas akabi pada LKIK. Selain beberapa varietas akabi tersebut, juga digelar beberapa varietas akabi unggulan Balitbangtan, bahkan juga digelar beberapa kacang potensial seperti koro pedang dan kacang tunggak. Semoga GITA 2021 mampu menjadi media hilirisasi inovasi Balitbangtan.

MMA

gita1 gita2
gita3 gita4
Keragaan VUB akabi pada GITA 2021 (kondisi tanggal 27 Mei 2021)