Berita » Monitoring dan Evaluasi Target IKU Balitkabi 2021

 Uji adaptasi klon harapan ubikayu untuk umur genjah, potensi hasil tinggi dan sesuai untuk pangan (IP2TP Jambegede)


Uji adaptasi klon harapan ubikayu untuk umur genjah, potensi hasil tinggi dan
sesuai untuk pangan (IP2TP Jambegede)

Monitoring dan Evaluasi (Monev) merupakan bagian integral dari sistim manajemen di Balitkabi, yang ditujukan untuk memantau secara langsung pelaksanaan kegiatan penelitian, sekaligus memeriksa kesesuaian  antara dokumen proposal dengan pelaksanaannya di lapang. Kegiatan monev diprioritaskan pada kegiatan yang menjadi target IKU Balitkabi yang dilaksanakan tanggal 14 – 15 April 2021 oleh Dr. AA. Rahmianna, Ir. Suhartina, MP., dan Dr. Febria Cahya Indriani, S.P., MP. Kegiatan penelitian yang dimonev meliputi:  1). Uji adaptasi galur harapan kedelai berdaya hasil tinggi, berumur genjah dan berukuran biji besar serta tahan pecah polong (Kalipare, Malang/Dr. M. Muchlish Adie), 2). Perakitan teknologi budidaya kedelai adaptif naungan (Selopuro, Blitar/Dr. Runik Dyah Purwaningrahayu, S.P., MP.), 3). Uji adaptasi klon-klon ubi kayu hasil tinggi dan tahan tungau (IP2TP Jambegede/Prof.Dr. Sholihin), dan 4). Uji adaptasi klon harapan ubikayu untuk umur genjah, potensi hasil tinggi dan sesuai untuk pangan (IP2TP Jambegede/Ir.Tinuk Sri Wahyuni, MP.), serta 5). Produksi benih unggul kedelai hasil tinggi (Bagor, Kabupaten Nganjuk/Dr. Yuliantoro Baliadi). Produksi benih unggul kedelai hasil tinggi ini merupakan kegiatan Prioritas Riset Nasional (PRN).

Uji adaptasi klon-klon ubi kayu hasil tinggi dan tahan tungau dan uji adaptasi klon harapan ubikayu untuk umur genjah, potensi hasil tinggi dan sesuai untuk pangan yang dilaksanakan di IP2TP Jambegede secara umum pertumbuhan cukup bagus, beberapa klon menunjukkan keseragaman yang baik, sementara itu terdapat klon-klon dengan penampilan yang kurang baik dan kurang seragam.  Kebersihan  gulma perlu diperhatikan agar tidak mengganggu pertumbuhan klon-klon yang diuji.

Pemantauan produksi benih sumber kedelai varietas Detap 1 berlokasi di  Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. yang merupakan bagian dari kegiatan Prioritas Riset Nasional (PRN) yang berjudul “Produksi benih unggul kedelai hasil tinggi/Produksi benih FS kedelai”. Dr. Yuliantoro Baliadi (penanggung jawab kegiatan) bersama tim UPBS Balitkabi mendampingi Tim Monev ke lokasi penanaman kedelai  Detap 1. Luas tanam sekitar 4,5 ha diharapkan dapat menghasilkan calon benih sekitar 10 ton. Melibatkan kelompok tani Gemah Ripah, Dusun Alastuwo, Desa Banaran Wetan, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, yang merupakan salah satu sentra kedelai di Jawa Timur.  Secara umum, pertanaman varietas unggul kedelai Detap 1 yang mempunyai keunggulan hasil tinggi (rata-rata hasil 2,7 ton/ha), tahan pecah polong, berbiji besar dan berumur genjah,  tumbuh dengan baik, namun perlu waspada terhadap serangan hama ulat grayak, hama pengisap polong dan hama tikus yang mulai tampak menyerang. Saran Tim Monev untuk mengantisipasi risiko kegagalan perlu ditingkatkan,  pemantauan dan pengendalian hama dan penyakit serta diupayakan perbaikan saluran air, karena curah hujan masih tinggi, agar target output calon benih dapat tercapai.

Hasil monev diharapkan dapat menjadi masukan dan saran untuk perbaikan dalam pelaksanaan di lapang dan perbaikan dokumen proposal penelitian, sehingga penyelesaian kegiatan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk dapat mengantisipasi risiko kegagalan penelitian dan tercapainya target IKU Balitkabi.

FCI/AAR/INA

whatsapp-image-2021-04-27-at-8-56-50-am whatsapp-image-2021-04-27-at-8-58-08-am whatsapp-image-2021-04-27-at-8-54-55-am
Tim Monev Balitkabi melaksanakan monev penelitian lapang