Berita » MoU Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta dengan Balitkabi

gallery-ust-1504199

Senin pagi 15 April 2019, seratus delapan puluh satu mahasiswa Fak. Pertanian Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta didampingi dua belas tenaga pengajar memenuhi aula Balitkabi dalam rangka kunjungan lapang. Rombongan diterima oleh Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi didampingi Ka Subbag TU Langgeng Sutrisno, S.P., Kasi Yantek Dr. Rudi Iswanto, Kasi Jaslit B.S. Koentjoro, M.Kom, dan Koordinator Program. Dr. Andy Wijanarko.
Berawal dari keinginan untuk bersilaturahmi kembali dengan Balitkabi sejak kunjungan perdana di tahun 2016, Fak. Pertanian UST bermaksud menggali informasi inovasi teknologi aneka kacang dan umbi, kunjungan lapang untuk mengetahui perkembangan penelitian aneka kacang dan umbi, serta menjajagi kemungkinan kerja sama penelitian dan magang PKL/Penelitian bagi dosen dan mahasiswa. Kerja lapang selama satu bulan wajib dilakukan mahasiswa Fak. Pertanian UST baik di lembaga penelitian maupun di perusahaan swasta. Demikian disampaikan Kepala Prodi Agroteknologi Fak. Pertanian UST Ir. Zamroni, M.P. selaku ketua rombongan.

gallery-ust-1504196
Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi merespons cepat tujuan yang terakhir UST ke Balitkabi dengan segera menyiapkan MoU sekaligus dilakukan penandatanganan MoU antara UST dengan Balitkabi. Yuliantoro menyatakan apresiasi dan kegembiraannya atas kunjungan Fak. Pertanian UST Yogyakarta ini serta membuka pintu lebar-lebar kerja sama penelitian maupun magang kerja bagi mahasiswa. “Adik-adik harus bersungguh-sungguh menuntut ilmu hingga kelak siap menerima tongkat estafet membangun pertanian Indonesia,” pesan Yuliantoro kepada generasi penerus bangsa ini.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Zamroni bahwa Fak. Pertanian UST saat ini tengah melakukan penelitian Koro Pedang mulai hulu hingga hilir, bahkan mahasiswa Fak. Pertanian UST telah berhasil menyabet gold medal dari lomba inovasi pemanfaatan Koro Pedang di Malaysia. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang akan mengembangkan Koro Pedang di tahun 2020 seluas 10 ha. Sebagai langkah awal, Balitkabi telah menyediakan benih Koro Pedang 150 kg kelas BS. Arah pengembangan Koro Pedang terutama memenuhi kebutuhan ekspor non pangan. Sehingga apabila ada kerja sama penelitian Koro Pedang dengan Perguruan Tinggi akan sangat baik sekali, lanjut Baliadi mengakhiri sambutannya.
Selain penandatanganan MoU, juga dilakukan pemaparan teknologi budi daya dan produksi benih aneka kacang oleh. Dr. Runik Dyah Puwaningrahayu serta teknologi budi daya dan produksi benih aneka umbi oleh Dr. Febria Indria Cahyani. Mahasiswa semester VI itu terlihat antusias mendengarkan pemaparan yang disampaikan oleh kedua narasumber tersebut.

gallery-ust-1504191
Kunjungan ke UPBS Balitkabi diterima oleh Sri Wahyuningsih, S.P yang mengajak mahasiswa berkeliling melihat kegiatan sortasi benih kedelai, meninjau ruang simpan benih serta laboratorium pengujian mutu benih. Kegiatan lapang berakhir dengan mengunjungi Kebun Percobaan Kendalpayak yang terletak di belakang gedung kantor Balitkabi. Koordinator Kebun Percobaan Kendalpayak Farid Rakhmat Abadi, S.TP, M.Eng. menjelaskan kepada mahasiswa UST semua pertanaman dan kegiatan penelitian yang berada di Kebun Percobaan.

RDP