Berita » Partisipasi Peneliti Balitkabi pada IC-FSSAT 2021

IC-FSSAT 2021

IC-FSSAT 2021

Keamanan pangan dan keberlanjutan pertanian masih menjadi permasalahan internasional, terlebih pada era normal baru akibat pandemi Covid-19. Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, melaksanakan The 3rd International Conference on Food Security and Sustainable Agriculture in the Tropics (IC-FSSAT 2021) di Makassar pada tanggal 8-9 Januari 2021. Konferensi yang dilaksanakan secara daring tersebut mengambil tema “Strategies and Innovations in Agriculture to Ensure Food Security during New Normal and to Mitigate Disaster Impacts”.

Pada IC-FSSAT 2021, Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan persoalan global, dan topik seminar pada IC-FSSAT 2021 ini adalah relevan dan strategis. Perlunya identifikasi referensi-referensi yang membangun dan sintesa-sintesa yang kuat untuk kondisi tropis. Menteri Pertanian menekankan (1) perlunya membangun ketersediaan pangan yang kuat, (2) diversifikasi pangan, (3) stabilisasi dan sistem logistik, (4) modern farming, dan (5) eksportasi tiga kali lipat dari ekspor saat ini. Menteri Pertanian juga menyampaikan, pertanian bukan hanya masalah on-farm, tetapi juga perlu ditekankan diantaranya pada aspek nilai tambah (added value).

Sebanyak enam pembicara menyampaikan makalah utama pada IC-FSSAT 2021 dengan judul (1) Farmers, Covid-19, and agricultural institutions disampaikan oleh Dr. Ir. Bayu Krisnamurthi, M.S., (Institut Pertanian Bogor, Indonesia), (2) Spatial decision support system for agriculture land resources assessment and zoning in Indonesia disampaikan oleh Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil, Ph.D., (Universitas Hasanuddin, Indonesia), (3) Health function of evaluation of Immunostimulatory function of Indonesian local food by global cooperation between Indonesia and Japan disampaikan oleh Prof. Takuya Sugahara (Ehime University, Jepang), (4) Role of ecological engineering in management of invasive rice pests in changing climate disampaikan oleh Dr. Ravindra C. Joshi (Philippine Rice Research Institute, Filipina), (5) Integrated pest and disease management in the tropics disampaikan oleh Dr. Lau Wei Hong (University Putra Malaysia, Malaysia), dan (6) Taiwan Technical Mission’s agricultural extension strategies to mitigate disaster impacts disampaikan oleh Douglas Moh (Taiwan Technical Mission, Taiwan).

Pada IC-FSSAT 2021, 383 makalah dari berbagai negara dipresentasikan secara oral. Peserta konferensi berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Selandia Baru, Jepang, dan Taiwan.

Dua makalah dari Balitkabi juga disampaikan secara oral, yaitu: Agronomic characteristics of elite soybean lines and the response to pod shattering yang ditulis oleh A. Krisnawati, Y. Baliadi, E. Yusnawan, A. Wijanarko dan M.M. Adie, dan The seed quality of Indonesian cowpea local varieties after storage yang ditulis oleh M.M. Adie, A. Krisnawati, Y. Baliadi, E. Yusnawan dan A. Wijanarko.

icsat icsat1
Pemakalah pada IC-FSSAT 2021 dari Balitkabi

AK