Berita ยป Pekarangan Pangan Lestari: Suplai Pangan Keluarga di Era Pandemi Covid-19

Kasubbag Tata Usaha, Drs. Subarkah, di lokasi P2L

Kasubbag Tata Usaha, Drs. Subarkah, di lokasi P2L

Peningkatan kasus infeksi Covid-19 di Indonesia tidak hanya membawa masalah kesehatan masyarakat, tetapi juga berimplikasi luas di berbagai sektor, salah satunya sektor pertanian. Beberapa dampak di sektor pertanian diantaranya adalah masalah kelancaran distribusi pangan, dan terbatasnya akses pangan, baik secara fisik maupun ekonomi. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan keluarga di Indonesia. Balitkabi dibawah Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian memiliki solusi atas permasalahan ini, yakni melalui Pekarangan Pangan Lestari (P2L). P2L di Balitkabi menyediakan aneka sayuran seperti bayam hijau, bayam merah, kangkung, kembang kol, wortel, sawi, pakcoy, terong, bawang daun, cabai rawit, cabai besar, timun, tomat, labu, aneka tanaman toga, dan juga ikan lele.

Jumat, 13 Agustus 2021, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Drs. Subarkah), bersama Sub Koordinator Substansi Jasa Penelitian (B.S. Koentjoro S.P., M.Kom), Sub Koordinator Substansi Pelayanan Teknik (Dr. Rudi Iswanto, S.P., M.P.), dan Penjab P2L Balitkabi (Emerensiana Uge, S.P., M.Sc), dan beberapa staf Balitkabi memanen sayuran di lokasi P2L Balitkabi.

B.S. Koentjoro selaku penanggung jawab dari kegiatan diseminasi inotek komoditas akabi menyampaikan agar P2L dapat menjadi contoh bagi staf Balitkabi maupun masyarakat sekitar tentang pemanfaatan pekarangan untuk produksi pangan keluarga. Koentjoro juga mengarahkan agar hasil panen P2L Balitkabi dapat didistribusikan kepada seluruh pegawai Balitkabi sebagai salah satu dukungan untuk peningkatan imunitas di tengah pandemi Covid -19 saat ini.

Kegiatan panen P2L ini telah dilakukan empat kali dalam enam bulan terakhir. Pada beberapa kesempatan, hasil panen ini telah didistribusikan kepada seluruh staf Balitkabi. Harapannya dengan adanya percontohan P2L di Balitkabi, akan semakin banyak staf Balitkabi dan masyarakat sekitar yang dapat menerapkan P2L di lingkungan keluarga masing-masing untuk mendukung ketersediaan dan akses pangan bagi keluarga. Melalui P2L, masing-masing individu keluarga dapat menghasilkan pangan beragam, bergizi seimbang, dan aman bagi keluarga, yang tentunya juga berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan keluarga.

opal1 opal2 opal2
Sub Koordinator Substansi Jasa Penelitian, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Sub Koordinator Substansi Pelayanan Teknik dan Penjab P2L memanen sayuran di lokasi P2L Balitkabi.

EU