Berita » Pelepasan Calon Jamaah Haji Balitkabi Tahun 2012

1-haji-2

Bertempat di Aula Balitkabi, pada hari Rabu, (17/10), diadakan acara pelepasan Drs. Subarkah, staf administrasi, yang akan berangkat haji. Beliau berangkat bersama istri, Dra. Endang Tri Noviawati. Dalam sambutan pelepasan, seluruh staf yang diwakili Plt. KaBalai, Dr. Sholihin, mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji kepada pak Barkah dan keluarga, semoga senantiasa diberikan kemudahan, kesehatan dan kembali ke tanah air dengan gelar Haji Mabrur. Pak Sholihin berharap tahun depan keluarga Balitkabi yang menunaikan ibadah haji akan bertambah jumlahnya.

Acara pelepasan haji/walimatussafar ini merupakan kegiatan rutin Takmir Masjid “Al-Muttaqin” Balitkabi, selain penyembelihan hewan qurban dan sunatan masal setiap tahun. Sambutan dari calon Jamaah haji diwakili oleh pak Barkah, dalam sambutanya, menyatakan permohonan maaf dan mohon doa agar senantiasa dianugerahi fisik dan batin yang kuat selama menjalankan ibadah haji, rukun islam ke-5 ini. Kami meminta izin kepada Balitkabi untuk meninggalkan dinas, serta memohon maaf jika ada kesalahan perbuatan dan tindakan baik sengaja maupun tidak disengaja. “Semoga dengan ketulusan maaf Bapak Ibu semua, akan memudahkan kami dalam menunaikan ibadah haji dan kami mendoakan Bapak Ibu yang telah berniat haji agar disegerakan keberangkatannya serta bagi yang belum berniat, agar segera ditumbuhkan niat mulia tersebut ”, harap pak Barkah.

Dr.H.Muchlis Usman, MA, Dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juga memberikan tauziah dalam acara ini. Dalam tauziahnya Beliau menyampaikan pesan agar calon haji bisa melaksanakan ibadah haji dengan khusuk, jangan memikirkan hal-hal yang ditinggal baik urusan rumah tangga maupun kedinasan, ikhlaskan apa yang ditinggalkan. “Jika seseorang bisa khusuk saat menjalankan ibadah haji maka tingkat keimanan hamba tersebut kepada sang Pencipta berada pada puncak sehingga gelar haji mabrur akan diraihnya dan surgalah yang pantas baginya”, tutur Bpk. H. Muchlis. Bertaubat setelah haji, berubah menjadi lebih baik, memiliki hati yang lebih lembut dan bersih, ilmu dan amal yang lebih mantap dan benar, kemudian istiqamah di atas kebaikan itu adalah salah satu tanda haji mabrur. Orang yang hajinya mabrur menjadikan ibadah haji sebagai titik tolak untuk membuka lembaran baru dalam menggapai ridho AllahTa’ala.

Suasana pelepasan calon jamaah haji Balitkabi tahun 2012