Berita » Pelepasan Suplai Ekspor Ubi Jalar Pasrujambe

Pelepasan suplai ekspor ubi jalar dari Pasrujambe Lumajang, 4 Desember 2021, dilakukan oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Dr. Ir. Priatna Sasmita, M.Si.), bersama Wakil Bupati Lumajang (Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si.). Pelepasan suplai ekspor ubi jalar ditujukan kepada eksportir ubi jalar, yakni PT. Indowooyang di Cirebon Jawa Barat.

Pelepasan suplai ekspor ubi jalar oleh Kapuslitbangtan dan Wakil Bupati Lumajang

Pelepasan suplai ekspor ubi jalar oleh Kapuslitbangtan dan Wakil Bupati Lumajang

Pada kesempatan tersebut, Kapuslitbangtan menyampaikan adanya inovasi teknologi Balitbangtan yang diterapkan melalui kegiatan RPIK, potensi hasil varietas yang eksisting sekitar 12,9 t/ha, dan dengan menggunakan inovasi teknologi, potensi hasil mampu mencapai 40 t/ha.

Wabup Lumajang menyampaikan potensi areal tanam ubi jalar di Lumajang sekitar 700 ha dengan jumlah petani sekitar 500–600 orang petani, sedangkan potensi ekspor ubi madu Pasrujambe kurang lebih mencapai 200 t/bulan.

Adanya kegiatan RPIK di Pasrujambe, potensi hasil dapat meningkat hingga mencapai 40 t/ha, hal ini merupakan peluang yang baik bagi masyarakat Pasrujambe untuk meningkatkan kesejahteraanya melalui ubi madu Pasrujambe.

Ubi jalar varietas ubi madu yang dikembangkan di RPIK Pasrujambe

Ubi jalar varietas ubi madu yang dikembangkan di RPIK Pasrujambe

Dengan dukungan Pemkab setempat dan teknologi Balitbangtan diharapkan dapat meningkatkan omset per bulan yang saat ini sekitar 100-180 ton untuk pasokan ekspor maupun pasar lokal.

FCI/JR/WR/YP