Berita ยป Pemantauan Capaian Sasaran Mutu Balitkabi pada Triwulan I 2021

Arahan Kepala Balitkabi saat pemantauan capaian sasaran mutu 2021

Arahan Kepala Balitkabi saat pemantauan capaian sasaran mutu 2021

Kegiatan pemantauan capaian sasaran mutu dilakukan untuk mengukur kinerja Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) pada triwulan pertama 2021 dengan menampilkan kemajuan kinerja dalam pencapaian sasaran mutu yang meliputi jumlah teknologi yang termanfaatkan (akumulasi 5 tahun terakhir), Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Peneliti, Indikator Kinerja Utama (IKU) Balitkabi, dan target benih sumber. Acara dipimpin oleh Sub Koordinator Substansi Pelayanan Teknis (Dr. Rudi Iswanto), diikuti oleh seluruh karyawan Balitkabi, baik secara luring maupun daring pada tanggal 19 April 2021.

Kepala Balitkabi (Dr. Ir. Titik Sundari, MP.) dalam arahannya menyatakan bahwa pemantauan pencapaian sasaran mutu harus tetap dilaksanakan dalam kondisi apapun, hal ini merupakan wujud komitmen dalam memenuhi tugas dan tanggung jawab sebagai ASN yang telah tertuang dalam Perjanjian Kinerja. Lebih lanjut Kepala Balitkabi menyampaikan hasil evaluasi oleh Irjen agar segera ditindaklanjuti, hal ini dilakukan agar ke depan Balitkabi semakin lebih baik lagi.

IKU Balitkabi 2021 antara lain: VUB kedelai biji besar, umur genjah dan tahan pecah polong (Penjab Dr. Ir. Muchlish Adie, MS), VUB kacang hijau berbiji besar (Penjab. Dr. Rudi Iswanto, S.P., MP.), dan teknologi pendukung VUB kedelai toleran naungan berbiji besar Denasa 1 dan Denasa 2 (Penjab Dr. Runik Dwi Purwaningrahayu, S.P., MP.). Ketiga IKU Balai tersebut telah dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) lapang oleh tim monev Balitkabi dengan tujuan agar saran dan masukan tim monev dapat meningkatkan peluang keberhasilan kegiatan yang menjadi IKU Balitkabi. Peran Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) sangat penting dalam tercapainya target IKU Balitkabi berupa benih sumber 54 ton. Hingga akhir Maret dilaporkan belum ada pertanaman yang panen, bulan April mulai panen kacang tanah, saat ini sudah mulai prosesing, sedangkan calon benih kedelai dapat diperoleh pada akhir Mei dengan luasan 15 ha. Hingga akhir Maret, presentase tanam kedelai sebesar 33,3% benih NS, 12,5% BS dan 80,0% FS.

Penyampaian hasil pemantauan sasaran mutu sekaligus sosialisasi hasil monev oleh Dr. Febria Cahya Indriani, S.P., MP. Sasaran mutu jumlah hasil penelitian yang termanfaatkan pada triwulan pertama adalah 4 teknologi, namun jumlah capaian telah melebihi, yaitu 38 teknologi. Hal ini menunjukkan pemanfaatan teknologi Litbang berupa varietas unggul tanaman pangan dan teknologi pendukungnya cukup tinggi. Namun demikian, hal ini perlu ditingkatkan dengan mencari informasi ke para pengguna yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sasaran mutu berupa IKK Peneliti juga cukup menentukan kinerja Balitkabi yang diwujudkan dengan jumlah publikasi yang terbit dan partisipasi para peneliti sebagai presenter di forum-forum seminar nasional maupun internasional. Pada triwulan pertama, capaian IKK peneliti tercapai sekitar 20%, hal ini disebabkan sebagian besar jadwal seminar yang diikuti belum berlangsung. Peran para ketua Kelompok Peneliti (Kelti) cukup besar sebagai unit internal Balitkabi dalam memantau kemajuan masing masing peneliti dalam mencapai target HKM (Hasil Kerja Minimal) maupun dalam mencapai target IKK Balitkabi. Para ketua Kelti PNP (Ir. Suhartina, MP), Ekofisiologi (Ir.Erliana Ginting), Proteksi (Dr. Alfi Inayati) dan Sosial Ekonomi (Ir. Fachrur Rozi) memberikan laporan rutin triwulan untuk sasaran mutu IKK Peneliti.

Pada penutupan acara, Dr. Rudi Iswanto mengingatkan kembali bahwa target capaian yang sudah tercantum pada sasaran mutu sudah ditetapkan dan tidak bisa dikurangi, butuh energi ekstra untuk mewujudkan target IKU tersebut, oleh karena itu dibutuhkan kerjasama yang lebih baik dari semua komponen yang ada di Balitkabi.

monitor2 monitor3
Pelaksanaan pemantauan capaian sasaran mutu Balitkabi Triwulan I 2021 secara luring dan daring

FCI/TS/RI