Berita ยป Pembekalan Budidaya Kedelai di Aceh Timur

Pemerintah terus memperkuat peningkatan produksi kedelai nasional. Badan Litbang Pertanian memberikan dukungan berupa Pencanangan Gerakan Tanam Kedelai, 15 Desember 2012, yang akan dimulai dari Aceh Timur. Provinsi NAD memang merupakan sentra produksi kedelai potensial, menjadi salah satu dari 3 provinsi penyumbang produksi kedelai terbesar di Indonesia.

Penguatan produksi kedelai di Aceh Timur dilakukan Badan Litbang Pertanian dengan memberikan pembekalan Budidaya Kedelai bagi petani, dilakukan di Balai Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, 12 Desember 2012. Pembekalan diikuti oleh 72 peserta, Kabit Produksi Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur, PPL Kecamatan Peunaron, Kepala Desa Peunaron Baru. Materi pembekalan berupa: (1) Teknologi budidaya kedelai, (2) Pengenalan varietas dan karakteristik tanaman kedelai, dan (3) Hama dan penyakit utama pada tanaman kedelai, disampaikan oleh peneliti Balitkbi yaitu Ir. Abdullah Taufiq MS dan Ir. Gatut Wahyu MS, disertai oleh Peneliti Puslitbang Tanaman Perkebunan dan teknisi Balitkabi (Ir. Cipto Prahoro dan Ir. Salam).


Kepala Desa Peunaron Baru (Suratman) beterima kasih Kepala Badan Litbang Pertanian yang memperhatikan kedelai, apalagi kedelai memang menjadi tanaman utama di wilayahnya. Bahkan ditambahkan oleh Kepala Desa dan Penyuluh, “… hampir 18 tahun belum pernah dilakukan sosialisasi tentang budidaya kedelai, jadi pertemuan malam ini sangat penting bagi kami”, tutur mereka. Kabit Produksi Diperta Aceh Timur, Syawaluddin SP, mengharapkan produksi kedelai di Aceh Timur terus meningkat, dan dengan pembekalan seperti ini tidak hanya penting untuk petani tetapi juga untuk penyuluh pertanian. Potensi lahan masih sangat terbuka untuk pengembangan kedelai, sangat tepat memilih Kecamatan Peunaron digunakan sebagai pionir pengembangan kedelai.

Petani juga antusias mengikuti pemaparan peneliti Balitkabi yang disampaikan secara sederhana dengan visualisasi bergambar. Beragam pertanyaan petani di antaranya teknik pemupukan yang sesuai dengan tipe lahan yang kondisinya miring, teknik pengendalian hama pengisap dan penyakit utama kedelai, karakteristik/ciri utama varietas tertentu. Yang menarik, petani belum banyak mengenal varietas kedelai yang telah dilepas oleh pemerintah, bahkan seorang petani menanyakan kedelai hitam. Pembekalan yang dilakukan oleh Badan Litbang Pertanian, tetap dan terus ditunggu oleh petani.

MMA/AW