Berita » Pemulia Balitkabi Ikuti Pelatihan Pemuliaan Tanaman

pelatihan-pemuliaan_wiwit_e

Pemuliaan tanaman mempunyai peranan penting pada pembangunan pertanian Indonesia dalam peningkatan produktivitas tanaman, perbaikan kualitas dan daya saing komoditas, serta dalam perakitan varietas tahan hama dan penyakit dan toleran terhadap cekaman lingkungan. Dalam kaitan itu, i pemulia tanaman mempunyai posisi sangat strategis dan penting dalam pembangunan pertanian. Dalam rangka peningkatan kemampuan SDM Pemulia tanaman, Badan Litbang pertanian bekerja sama dengan PT GSSI dan Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian IPB menyelenggarakan “Pelatihan Pemuliaan Tanaman untuk SDM Pemulia Badan Litbang Pertanian” pada 21 Mei – 20 Juni 2013. Balitkabi mengirimkan dua peserta pada pelatihan ini yaitu, Apri Sulistyo, SP. M.Si (Peneliti muda) dan Wiwit Rahajeng, SP. (calon peneliti). Pelatihan diikuti 20 peserta dari berbagai Balai Penelitian di Indonesia dan tiga BPTP. Pelatihan dibuka oleh Sekretaris Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Kasdi Subagyono, MSc., dalam sambutannya Sekretaris Badan Litbang menekankan pentingnya pengembangan pemuliaan tanaman dan perbenihan nasional. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM pemulia Badan Litbang Pertanian, sehingga dalam menghadapi tantangan Pembangunan Pertanian Badan Litbang Pertanian didukung tenaga peneliti terutama pemulia tanaman yang mempunyai SDM andal. Materi yang disajikan dalam pelatihan ini adalah: Fisiologi dan Visi Pemuliaan Tanaman (Minggu I), Teori Dasar Pemuliaan Tanaman (Minggu II), Teknik Pemuliaan Tanaman Mutakhir (Minggu III), Implementasi Pemuliaan Tanaman (Minggu IV), Pengelolaan dan Pengembangan Hasil Pemuliaan Tanaman (Minggu V), dan Integrasi Materi dalam Pembuatan Desain Program Pemuliaan Tanaman (Minggu VI). Materi pelatihan disajikan dalam bentuk pemaparan teori, diskusi di kelas, praktikum pengolahan data, dan praktikum di lapang (persilangan, seleksi, pengamatan populasi diallel, simulasi uji BUSS, dan uji kebenaran varietas) serta fieldtrip ke PT East West Seed di Purwakarta pada minggu terakhir pelatihan. Tenaga pengajar dan nara sumber berasal dari Dosen IPB, Peneliti Badan Litbang Pertanian dan dari Swasta (PT. Sampoerna Agro dan PT. East West). Pada minggu terakhir pelatihan, Mantan Menteri Pertanian Prof. Dr. Syarifuddin Baharsyah beserta istri (Prof. Dr. Yustika Baharsyah) berkenan memberikan motivasi dan arahan kepada peserta pelatihan. Prof. Dr. Syarifuddin Baharsyah menyampaikan bahwa jumlah pemulia tanaman di Badan Litbang Pertanian terlalu kecil untuk mengatasi hambatan pembangunan pertanian sehingga perlu penambahan karena tantangan pertanian ke depan sangat besar. Beliau juga menyampaikan benih merupakan titik tolak pembangunan pertanian sehingga perlu peningkatan di bidang pemuliaan dan perbenihan.Wiwit