Berita ยป Penataan IP2TP Jambegede sebagai Muka ke dua Balitkabi

Kunjungan Kepala Balitkabi ke  IP2TP Jambegede

Kunjungan Kepala Balitkabi ke IP2TP Jambegede

Balitkabi memiliki lima Instalasi Penelitian dan Pengembangan Pertanian (IP2TP) yaitu IP2TP yang berlokasi di Kendalpayak dan Jambegede, keduanya berada di Kabupaten Malang, di Muneng Kabupaten Probolinggo, di Ngale Kabupaten Ngawi, dan di Genteng Kabupaten Banyuwangi. Dalam upaya mengantarkan IP2TP menjadi wahana penelitian, diseminasi, penghasil PNBP, edukasi, bahkan rekreasi maka Kepala Balitkabi Dr. Yuliantoro Baliadi di dampingi Prof. Dr. I. Made J. Mejaya, Ir. Joko Susilo Utomo, MP. PhD., Kasie. Yantek Dr. Rudi Iswanto, Koordinator Program Dr. Andi Wijanarko, Kasie. Jaslit BS. Koentjoro SP., M.Kom, serta Dr. Titik Sundari melakukan koordinasi penataan IP2TP di Jambegede, Kepanjen Kabupaten Malang pada 6 Agustus 2019.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke lapangan untuk melihat dari dekat kondisi kebun/lahan dan pertanaman yang ada di lahan IP2TP Jambegede. Dalam perjalanan ke lokasi pertanaman yang ada di kebun IP2TP Jambegede Bapak Kepalai Balai berdiskusi dengan tim dan koordinator IP2TP Jambegede Bapak Sutrisno, SP. Di depan pertanaman diseminasi ubijalar dan ubikayu, Kepala Balai memberikan arahan kepada koordinator IP2TP, bahwa sebagai koordinator harus mengetahui dan memahami tentang komoditas yang ditanam, termasuk kelebihan dan kekurangan dari komoditas tersebut. Kepala Balai berpesan agar setiap peneliti yang datang ke IP2TP dalam rangka pengamatan kegiatan penelitiannya, diharuskan berkomunikasi mengenai penelitiannya dengan koordinator IP2TP.

Suasana diskusi di kebun dan di ruang rapat IP2TP Jambegede

Suasana diskusi di kebun dan di ruang rapat IP2TP Jambegede

Berkaitan dengan kegiatan penelitian kerjasama, Kepala Balitkabi menyarankan untuk mencantumkan logo institusi yang bersangkutan pada papan identitas penelitian. Berkaitan dengan PNBP maka lahan sebagai aset negara harus digunakan untuk menghasilkan PNBP. Koordinator IP2TP harus berupaya mengoptimalkan penggunaan lahan guna memenuhi target setoran PNBP. Optimalisasi penggunaan lahan IP2TP diperkenankan juga bertanam komoditas selain palawija jika hal itu mampu memberikan keuntungan untuk pemenuhan setoran PNBP.

Dari lapangan dilanjutkan ke ruang rapat. Kepala Balai memberikan arahan kepada koordinator IP2TP tentang perubahan tupoksi dari kebun percobaan menjadi IP2TP. Menjadi koordinator IP2TP merupakan ajang pertempuran dan pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi diri menghadapi permasalahan riil di lapangan serta secara tidak langsung belajar manajemen kepemimpinan. Yuliantoro menyampaikan pentingya pengelolaan lahan dalam menempatkan kegiatan penelitian serta perlunya pengelolaan sumber air. Seorang koordinator IP2TP merupakan agen pembaharuan sehingga harus mampu mewarnai IP2TP dengan kreativitasnya. IP2TP dapat pula bersaing dengan Balai dalam hal penataan dan pengelolaannya untuk menjadikan lebih baik.

Tim dari Balitkabi juga menyarankan agar IP2TP Jambegede yang merupakan muka Balai kedua setelah IP2TP Kendalpayak ditata sedemikian rupa agar menarik pengunjung melalui ide-ide cerdas dan kreatif. Sebagai seorang peneliti dengan jabatan fungsional, koordinator IP2TP Jambegede harus tetap mampu mempertahankan bahkan meningkatkan jenjang jabatan fungsionalnya. Dalam berkreasi tentunya tetap berpedoman pada peraturan-peraturan yang berlaku. Koordinator IP2TP harus mampu membaca isue-isue dan program-program Kementerian Pertanian terkini yang tengah hangat diperbincangkan, serta mengadopsi isue atau program Kementan misalnya program OPAL (Obor Pangan Lestari). Dalam memanfaatkan lahan yang ada, koordinator IP2TP harus menggunakan inovasi teknologi yang telah dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian, baik itu varietas maupun teknologi lainnya. Untuk kegiatan diseminasi koordinator IP2TP dapat berkomunikasi dengan Kasie Jaslit dalam hal pengadaan materi diseminasi. Dalam kaitannya dengan hasil kebun, sangat ditekankan agar tidak menggunakan hasil kebun secara langsung.
TS/RD