Berita » Pendampingan Balitkabi dalam Penyusunan SOP Budidaya Ubijalar

Peserta dan narasumber penyusunan SOP budidaya ubi jalar di BPP kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang

Peserta dan narasumber penyusunan SOP budidaya ubi jalar di BPP
kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang

Dalam upaya untuk mendukung program peningkatan produksi, produktivitas dan mutu hasil tanaman pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang melakukan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Budidaya Ubi jalar. Tim peneliti ubi jalar dari Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (BALITKABI) berkesempatan hadir pada acara pembahasan SOP Budidaya ubi jalar yaitu Dr. Febria Cahya Indriani dan Joko Restuono, S.P. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang Ir. Sudjono, M.P. menyampaikan daerah Lumajang mempunyai areal tanam ubi jalar sekitar 400 – 500 ha sehingga menjadi daerah sentra produksi ubi jalar di Jawa Timur dan berpotensi sebagai daerah pengembangan ubi jalar.

Kegiatan diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri atas penyuluh dan petani. Kegiatan yang khusus membahas tentang ubi jalar di kecamatan Pasrujambe memang baru pertama kali diadakan, sehingga antusiasme peserta sangat nampak terlihat. Pembahasan SOP budidaya ubi jalar diawali dengan pemaparan teknologi budidaya ubi jalar yang dilanjutkan dengan pembahasan SOP budidaya ubi jalar. Selain itu, diperkenalkan juga varietas-varietas unggul ubi jalar orange kaya Beta karoten yang baik untuk kesehatan mata antara lain Beta-1, Beta-2 dan Beta-3. Ubi jalar ungu kaya antosianin yang banyak mengandung antioksidan antara lain: Antin-1, Antin-2 dan Antin-3 serta dua varietas unggul ubi jalar yang baru dilepas tahun 2018 yaitu Pating-1 dan Pating-2 yang mempunyai kadar pati tinggi.

Suasana pembahasan SOP budidaya ubi jalar di BPP kecamatan Pasrujambe kab.Lumajang

Suasana pembahasan SOP budidaya ubi jalar di BPP kecamatan Pasrujambe kab.Lumajang

“Informasi yang diperoleh dari Balitkabi mengenai teknologi budidaya ubi jalar sangat berarti sekali, harapannya semoga dapat diterapkan dan meningkatkan produktivitas ubi jalar di kabupaten Lumajang” ujar salah seorang peserta. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut akan dilakukan Demplot varietas unggul dan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) ubi jalar dengan pendampingan dari Balitkabi. Selain itu, mereka juga mengharapkan adanya pelatihan produk-produk olahan dengan bahan baku ubi jalar. Pada akhir acara diberikan satu paket publikasi inovasi teknologi aneka kacang dan umbi dari Balitkabi yang disampaikan oleh Dr. Febria kepada Ir.Sudjono, MP selaku Kabid. Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang.

Pemberian publikasi inovasi teknologi tanaman aneka kacang dan umbi

Pemberian publikasi inovasi teknologi tanaman aneka kacang dan umbi

FCI/JR