Berita » Peneliti Balitkabi Ikuti Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP

Pelaksanaan Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP

Pelaksanaan Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP

Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), 29 Juli 2021, mengusung tema “Pembangunan Pertanian dan Perikanan Terpadu, Berkeadilan, Ramah Lingkungan Berbasis Sumberdaya Lokal untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”. Seminar diselenggarakan secara daring, diikuti kurang lebih 226 orang peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, peneliti dari lembaga penelitian, praktisi pertanian, dan pelaku bisnis. Seminar diadakan dalam rangka sinkronisasi teknologi pertanian dan perikanan serta mendapatkan inovasi yang bermanfaat bagi sosial budidaya di pertanian dan perikanan.

Seminar dibuka oleh Rektor UMP, Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep., dan menghadirkan empat pembicara utama, yaitu Dr. Idha Widi Arsanti, S.P., M.P. (Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian) dengan tema “Pengembangan Kebijakan Pertanian”, Dr. Ir. Mohammad Mukhlis Kamal, M.Sc. (Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University) dengan tema “Potensi Perikanan Endemik untuk Pembangunan Perikanan Berkelanjutan”, Ir. Yanuar Toto Rahardjo (Ketua Shrimp Club Indonesia) dengan tema “Potensi dan Tantangan Budidaya Udang (Litopenaeus vannamei) di Indonesia, dan Dr. Ir. Gayuh Prasetyo Budi, MP. (Dosen Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP) dengan tema “Beberapa Aspek Pengelolaan OPT secara Ramah Lingkungan, Suatu Upaya Mendukung Pertanian Berkelanjutan”.

Lima peneliti Balitkabi, yaitu Herdina Pratiwi, S.P.,M.P., Nuryati, S.P., M.P., Kurnia Paramita Sari, S.P.,M.P., Sutrisno, S.P., dan Imam Sutrisno, S.P., menjadi pemakalah oral. Makalah yang diusung peneliti Balitkabi meliputi bidang pemuliaan, ekofisiologi, hama tanaman, serta sosial ekonomi.

Seminar membawa pesan penting untuk mencetak para petani milenial, karena sudah saatnya meregenerasi para petani Indonesia. Kementerian Pertanian siap bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendorong mahasiswa menjadi wirausahawan. Petani harus keluar dari pertanian konvensional, dari on farm menuju off farm. Mari kita gelorakan bahwa petani itu keren dan luar biasa.

HP/NYT/KP

 

ump1 ump2 ump
Pembicara utama dan salah satu pemakalah dari Balitkabi