Berita » Peneliti Balitkabi Mengikuti EBTKE ConEx 2014

THE 3rd INDONESIA EBTKE ConEx 2014 dilaksanakan di JCC Jakarta 4 – 6 Juni 2014, merupakan seminar internasional ketiga, merupakan ajang pertemuan peneliti, pengambil kebijakan, pemerhati, pebisnis, LSM dalam membahas dan mengulas energi terbarukan. Pelaksana seminar adalah Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi di bawah Kementerian ESDM bekerjasama dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) dengan temaTime to deliver clean energy for the nation. Topik seminar meliputi (1) Identification of problems, strategy, solutions, and acceleration of new, renewable and energy conservation implementation, (2) Mapping of potentials and the supply of new and renewable energy, (3) Policy and incentive formulation to accelerate the implementation and utilization of new, renewable energy, and energy conservation, (4) The implementation and operational commercialization of new, renewable energy, and energy conservation, (5) Cultivation technology of bio-energy plants, (6) Energy conversion technology and the application of new and renewable energy, dan (7) Social economic policy of new, renewable energy, and energy conservation. EBTKE ConEx 2014 dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, HE Prof. Dr. Boediono. Menteri ESDM menyampaikan bahwa sudah saatnya merumuskan elastisitas energi nasional. Indonsia memiliki berbagai kekayaan yang melimpah, energi surya, energi hayati, energi samudra dan sebagainya. Semuanya harus dioptimalkan untuk energi baru dan terbarukan. Wapres juga menekankan hal serupa, bersyukurlah rakyat Indonesia atas berkah alam yang diberikan Allah, dan berkah itu harus dimanfaatkan. Kita sangat sulit untuk diajak menghemat, termasuk penggunaan energi. Subsidi untuk keperluan energi fosil sangat besar dan ini menjadi salah satu penyebab terhambatnya energi terbarukan. Subsidi secara bertahap harus dikurangi. Masa depan bangsa Indonesia ada di energi terbarukan.

Pembukaan seminar oleh Wapres RI dan salah satu poster peneliti Balitkbi

Sejak EBTKE ConEx pertama, peneliti Balitkabi selalu berpartisipasi dan menyampaikan makalah yang terkait dengan energi terbarukan yang terkait dengan mandat komoditas di Balitkabi. Pada EBTKE ConEx 2014, 6 makalah dari peneliti Balitkabi disampaikan pada Seminar Internasional tersebut, 3 makalah berbasiskan ubikayu, 1 makalah ubijalar dan 2 makalah kedelai. Potensi kedelai sebagai sumber energi terbarukan ditelaah melalui makalah yang berjudul Variability of Biomass and Harvest Index from Several Soybean Genotypes as Renewable Energy Source (Ayda Krisnawati dan M. Muchlish Adie) dan Soybean Yield Stability and its Potential for Seed Oil Source (M. Muchlish Adie dan Ayda Krisnawati).

Nampaknya benar, energi tebarukan akan menyelamatkan bangsa Indonesia.

MMA/AW