Berita » Peneliti Balitkabi Mengikuti ICoPAR

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk pertama kalinya menyelenggarakan The 1st UMM International Conference on Pure and Applied Research (ICoPAR), 21–22 Agustus 2015 bertempat di Theater Dome UMM. Selain pemakalah utama juga dipersentasikan hasil-hasil penelitian yang berasal dari 12 negara.

Rektor UMM, Prof. Dr. Muhadjir Effendi, perubahan numenklatur kementerian yang ada di Indonesia, khususnya penggabungan antara Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan memperkuat sinergi keilmuwan. Posisi penelitian basic dan applied harus bersifat mutualistik.

Rektor UMM, Ketua LIPI, dan peserta 1st ICOPAR 2015.

Rektor UMM, Ketua LIPI, dan peserta 1st ICOPAR 2015.

Tidak ada penelitian terapan jika tidak dimulai dari penelitian yang bersifat dasar. Demikian juga yang disampaikan dari Kementerian Ristek dan Dikti, perlu diperkuat roadmap penelitian yang memayungi sains, teknologi dan inovasi.

Ketua LIPI (Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain) pada sesi opening speech tentang The role of LIPI on improving research quality in global level, kesinergian triple helix masih berkecepatan rendah, yang menyangkut intensitas kolaborasi, paten, lisensi, belum juga berapa yang sudah diimplementasikan pada dunia usaha.

Pola yang sama juga ditemui pada double helix antara R&D dengan Perguruan Tinggi. Akademisia mengemban tugas sebagai pengajar, peneliti, juga pelayanan, tidak 100% melakukan riset. Potret sekarang komposisi penelitian dasar terendah (26%) penelitian terapan 36% dan penelitian eksperimental mencapai 38%.

Dari jumlah peneliti, negara kita masih kekurangan peneliti, sebagai perbandingan di USA terdapat 3.000 peneliti setiap 1 juta orang, di Israel lebih 6000 peneliti / 1 juta orang, di Indonesia hanya 90 peneliti. Belum lagi dari hasil karya publikasi, produk, paten dsbnya. Perlu penataan oleh pemerintah yang menyangkut budget, linkage dan policy.

Lima peneliti Balitkabi menyampaikan makalah pada ICoPAR 2015 yakni Ayda Krisnawati (Screening of soybean genotypes for pod shattering with high yield and early maturing day), Heru Kuswantoro (Resistance of advanced soybean lines to pod borer), Kartika Noerwijati (Mixed model of AMMI for stability analysis of cassava), Novita Nugrahaeni (Resistance and yield stability of groundnut cultivars on Ralstonia wilt endemic areas in Central Java), dan Muchlish Adie (Optimize the genetic yield potential of soybean in Indonesia by exploring the genotype x environment interaction).

MMA