Berita » Peneliti Balitkabi Menjadi Duta Pertanian di Madagaskar

pahar

Dua peneliti Balitkabi Prof. Sudaryono dan Dr. Suharsono dipercaya oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk membantu pembangunan pertanian khususnya pengembangan kedelai di Republik Madagaskar. Tugas yang diemban selama satu bulan ini adalah membuat “Design Project” pengembangan tanaman pangan di untuk meningkatkan produksi tanaman pangan di Madagaskar, khususnya kedelai. Prof Sudaryono dan Dr Suharsono dikirim sebagai duta tani bersama tiga orang yang lain yaitu Prof. A. Karim Makarim dan Dr. Budi Kartiwa CESA (peneliti Badan Litbang Pertanian) dan Ir. Joko Widodo (penyuluh dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan Lawang). Ketiganya diberangkatkan untuk membantu pembangunan pertanian di Sudan dan Suriname.Dalam pengenalan singkat Oktober 2013 yang lalu, di ruang kerja Menteri Pertanian, Dr. Suswono menyatakan apresiasi kepada para tenaga ahli yang dikirim dengan harapan agar dapat menjaga dan memperkuat hubungan bilateral antara Pemerintah Republik Indonesia dengan ketiga negara tersebut. Yang utama adalah membantu meningkatkan produksi tanaman pertanian di negaranya tersebut. Misi lainnya adalah untuk meningkatkan kerjasama dan peluang investasi. Bentuk bantuan tenaga ahli disesuaikan dengan komoditas yang akan dikembangkan di negara-negara tersebut. Untuk Republik Sudan komoditas yang dikembangkan adalah padi, sedangkan Madagaskar komoditinya kedelai. Suriname untuk PHT tanaman Padi.Di Madagaskar, Pak Dar dan Pak Harsono diterima oleh Bapak Artanto S. Wargadinata Kuasa Usaha KBRI, bersama staf Kedutaan. Hari Selasa (20/10), pagi diadakan diskusi rencana paparan di Kementerian Pertanian Madagaskar. Beliau berdua juga mengikuti upacara bendera dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda ke 85 di KBRI Madagaskar. Siang harinya ke Kementerian Pertanian Madagaskar untuk berdiskusi dengan para staf Kementerian Madagaskar.Semoga sukses mengemban tugas negara Prof Sudaryono dan Dr Suharsono!
Kiriman Dr Suharsono dari Madagaskar/AW