Berita » Peneliti Balitkabi menjadi Narasumber pada Webinar Internasional

upm upm1
Eriyanto Yusnawan, Ph.D menjadi narasumber pada webinar internasional

Berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dalam organisasi berbasis pengetahuan seperti lembaga penelitian dan universitas atau perguruan tinggi mempunyai arti penting untuk menyebarluaskan informasi tentang temuan-temuan baru, teknik dan metode baru dan terbarukan, serta menambah pengetahuan dan meningkatkan keunggulan kompetitif dari pengajar maupun peneliti.

Bekerja sama dengan Faculty of Agriculture-Universiti Putra Malaysia (UPM), Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan International Webinar UPM-UB 2021 dengan Tema “Pest and Disease Control Technology in Agriculture and Forestry” pada tanggal 10 Mei 2021. Webinar diikuti lebih dari 300 peserta terdiri dari mahasiswa UPM dan UB, para pengajar dan peneliti dari Indonesia dan Malaysia.Dihadirkan enam narasumber dari UPM, UB, Malaysian Agricultural Research and Development (MARDI), dan Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) dengan berbagai topik yang menarik dan up to date. Sesi pagi dimulai dengan pembicara dari UPM, Dr. Razak Terhem yang membahas tentang “ Monitoring health status of early age Eucalyptus pellita plantation via unmanned aerial vehicles”, dilanjutkan dengan pemaparan Dr. Luqman Qurata Aini (UB) yang membahas “Agroecological engineering to enhance beneficial plant associated microbiota towards better plant health”, dan diakhiri oleh Dr. Bahagia dari MARDI yang menyampaikan hasil-hasil penelitiannya dan tim dengan judul “Application of DNA markers technology to improve resistant characteristics of MR219, a Malaysian elite rice variety against major rice pest and diseases”.

Peneliti dari Balitkabi, Eriyanto Yusnawan, Ph.D, menyampaikan materi pada sesi ke-2 berjudul “Trichoderma in Agriculture: Alleviation of biotic and abiotic stresses in Leguminous crops”. Pada kesempatan ini, Eriyanto menyampaikan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan bersama tim tentang potensi dan peran penting Trichoderma sebagai agen hayati pengendali penyakit tular tanah yang disebabkan oleh Sclerotium, Rhizoctonia, dan Fusarium pada tanaman kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau. Hingga saat ini, penelitian tentang agens hayati yang potensial ini telah digali secara mendalam dengan memanfaatkan fasilitas modern yang dimiliki Laboratorium Sentral Balitbangtan di Balitkabi, seperti GC-MS, HS-SPME, dan Double Beam Spectrophotometer.

Apresiasi tinggi diberikan oleh pihak penyelenggara Dr. Sony (UB) dan Dr. Nur Azura Adam (UPM) terhadap kontribusi Balitkabi. Disampaikan juga semoga acara ini memberikan banyak kemanfaatan bagi ilmu pengetahuan, UPM Malaysia, Universitas Brawijaya, MARDI, dan Balitkabi serta meningkatnya sinergitas untuk kemajuan bersama.

upm2 upm3
Dr. Sony (UB) dan Anisah (UPM) memandu Webinar UPM-UB 2021
Sebagian peserta Webinar UPM-UB 2021

Sebagian peserta Webinar UPM-UB 2021

AI