Berita ยป Peneliti Balitkabi menjadi Narasumber pada Webinar Peran Penangkar dan Produsen Benih Kedelai

Webinar kedelai yang diselenggarakan oleh Asbenindo

Webinar kedelai yang diselenggarakan oleh Asbenindo

Dalam rangka memperkuat posisi produsen dan penangkar benih kedelai, Asosiasi Perbenihan Indonesia (Asbenindo) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, 26 Juli 2021, menyelenggarakan webinar tentang Peran Penangkar dan Produsen Benih dalam Meningkatkan Produktivitas, Kualitas, dan Produksi Kedelai.

Narasumber pada webinar tersebut adalah Direktur Aneka Kacang dan Umbi, Ditjen Tanaman Pangan (Ir. Amirudin Pohan, M.Si.) yang menyampaikan program pengembangan kedelai nasional, M. Muchlish Adie menyampaikan topik berkaitan dengan varietas kedelai yang dilepas dan diproduksi benih sumbernya, Koordinator Pejabat Fungsional Benih Tanaman Pangan memaparkan kebijakan perbenihan kedelai, Sulaeman (penangkar kedelai Kabupaten Cianjur, Jawa Barat) menyampaikan tentang penangkaran benih kedelai di Cianjur, Ali Muchtar (penangkar kedelai Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah) menjelaskan tentang penangkaran benih kedelai di Grobogan, dan Dr. Ir. Meddy Rachmadi, MP. (pemulia kedelai Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran) yang memaparkan perkembangan pemuliaan tanaman kedelai di Indonesia. Peserta webinar cukup banyak hingga lebih dari 700 peserta.

Direktur Aneka Kacang dan Umbi menjelaskan bahwa saat ini program pengembangan kedelai mencapai 480.908 ha, namun kendalanya hingga saat ini CPCL baru mencapai 335.451 ha. Oleh karena itu, Asbenindo dan Pokja Kedelai diminta untuk membantu mensukseskan program pengembangan kedelai tersebut, dan ini akan terkait langsung dengan penyerapan benih dari produsen benih. Dua narasumber dari produsen benih kedelai (penangkar benih) menyampaikan pengalaman dan lika-likunya memproduksi benih kedelai. Disisi lain, Muchlish menegaskan bahwa kedelai sudah adaptif pada lingkungan tropis Indonesia. Lembaga penyelenggara pemuliaan di Indonesia sudah menghasilkan berbagai varietas kedelai dan juga telah diproduksi benihnya. Pada akhir diskusi, disarankan mempergiat kegiatan forum diskusi perbenihan yang ada di setiap daerah.

AK

Pemandu acara (kiri) dan narasumber dari Balitkabi Balitbangtan (kanan)

Pemandu acara (kiri) dan narasumber dari Balitkabi Balitbangtan (kanan)