Berita » Pengaruh pupuk K dan P pada kedelai dipresentasikan di Semnas Unsoed

Dua peneliti Balitkabi, Ir. Henny Kuntyastuti, MS dan Sutrisno, S.P, presentasikan pengaruh pengaruh pupuk Kalium dan Posfor terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai di tanah entisol pada Seminar Nasional dengan tema “Pemanfaatan Lahan Marginal Berbasis Sumberdaya Lokal untuk Mendukung Ketahanan Pangan” di Aula Fakultas Pertanian Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) pada Hari Sabtu (8/6). Seminar membahas 48 makalah, diikuti 80 orang peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa dan peneliti Badan Litbang Pertanian, dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Unsoed Dr. Achmad Iqbal. Makalah utama strategi pengelolaan lahan pascapenambangan untuk pengembangan pertanian produksi pangan disampaikan oleh Dr. Ir Mohammad Nurcholish M.Agr.Sc. Dr. Ismangil (Unsoed) menyampaikan Pengelolaan Kesuburan Tanah Clay Aktifitas Rendah, dan Prof Dr. Bambang Djadmo Kertonegoro dari UGM mempresentasikan makalah Strategi untuk Mewujudkan Kemandirian dan Kedaulatan Pangan. Secara ringkas dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lahan marginal banyak menghadapi kendala. Kendala tersebut adalah memiliki produktivitas sangat rendah hingga rendah, baik disebabkan oleh faktor pembentukkannya maupun proses pengelolaannya. Oleh karena itu, sebagai seorang peneliti dan pemerhati pertanian dan ketahanan pangan perlu menyumbangkan pemikiran sebagai dasar untuk memutuskan kebijakan pengelolaan lahan marginal secara arif dan berkelanjutan. Arif diartikan sebagai selain mendorong untuk produktivitas yang tinggi juga memperbaiki ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat produsen dan konsumen. Berkelanjutan diartikan sebagai adanya kontribusi terus menerus hingga jangka waktu yang akan datang.

Sto/AW