Berita » Penguatan Basis Data Iptek melalui e-survei 2019 untuk Mendukung RIRN 2045

survei

Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) diperlukan guna mendorong pemajuan Iptek dan peningkatan kontribusi riset bagi perekonomian nasional yang berkelanjutan. Selanjutnya RIRN dituangkan dalam Peraturan Presiden No. 38 Tahun 2018 tentang RIRN Tahun 2017-2045 yang mengintegrasikan seluruh Sumber Daya Iptek, sehingga diharapkan mampu meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan lintas sektoral dalam jangka panjang. Hal ini dilakukan untuk penguatan ekonomi nasional berbasis teknologi, kedaulatan energi, serta ekonomi kreatif berdasar Iptek inovatif, sesuai dengan visi RIRN 2017-2045, yaitu “Indonesia Berdaya Saing dan Berdaulat, Berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Dalam rangka mendukung RIRN 2017-2045 diperlukan data dan informasi yang terintegrasi dengan baik. Saat ini data dan informasi yang diperlukan masih tersebar di berbagai instansi. Untuk itu Pusat Data dan Informasi Kemenristekdikti yang mempunyai tugas untuk mengumpulkan dan mengolah data Iptek melakukan Survei Data Iptek Lembaga Litbang Pemerintah. Hasil survei ini diharapkan mampu memperkuat basis data Iptek dan dapat memotret secara akurat kondisi riil serta kecenderungan perkembangan Iptek Nasional, sehingga dapat dijadikan dasar dalam perencanaan pengembangan Iptek.

Suasana Workshop Survei Data Iptek Lemlitbang di The Akmani Hotel Legian Bali.

Suasana Workshop Survei Data Iptek Lemlitbang di The Akmani Hotel Legian Bali.

Berkaitan dengan hal tersebut dilakukan Workshop Survei Data Iptek Lemlitbang Pemerintah secara bertahap di sembilan (9) kota. Workshop yang diselenggarakan di The Akmani Hotel Legian Bali pada 14-16 Agustus 2019 merupakan kegiatan workshop yang terakhir. Kegiatan workshop ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dari instansi Litbang berbagai kementerian untuk wilayah Jatim, Bali, Nusa Tenggara, dan Kalimantan. Balitkabi sebagai salah satu Lembaga Litbang Kementerian Pertanian di Jatim menugaskan Wiwit Rahajeng, S.P. untuk mengikuti workshop tersebut.

Acara workshop dibuka oleh M. Fadoli mewakili Kepala Pusdatin Kemenristekdikti. Dalam sambutannya Fadoli mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta workshop serta penyampaian kronologi pengumpulan data litbang mulai 2016 hingga saat ini serta gambaran umum pelaksanaan e-survei. Materi dilanjutkan oleh Ir. Dudi Hidayat, M.Sc (LIPI) mengenai Konsep dan Definisi Data Iptek dan Litbang serta Pembahasan Tata Cara Pengisian Kuesioner pada aplikasi siin.ristekdikti.go.id dan esurvei.ristekdikti.go.id oleh Argo Nugroho (Pusdatin Kemenristekdikti). Area survei meliputi lembaga litbang pemerintah, lembaga litbang industri, pendidikan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Indikator yang disurvei sebagai instrumen berupa belanja Litbang, SDM Litbang dan luaran Litbang. Masing-masing instansi/Lembaga Litbang Pemerintah yang mengikuti workshop ini diberi waktu dua minggu untuk melengkapi kuesioner pada aplikasi esurvei.ristekdikti.go.id, sehingga diharapkan pada 29 Agustus semua data yang diminta sudah terisi dan terkirim.
WR