Berita » Penguatan Penangkar Benih Kedelai di Jawa Tengah

Dalam rangka mempersiapkan program “Mandiri Benih” kedelai, Balitbangtan telah merancang strategi penyediaan benih kedelai melalui intensifikasi alur benih mulai dari benih Benih Sumber (BS), Benih Dasar (BD), Benih Pokok (BP) dan menyalurkan Benih BP ke penangkar untuk produksi Benih Sebar (BR).

Gaung mandiri benih kedelai, diwujudkan oleh Balitbangtan dengan program Model Mandiri Benih kedelai di 12 Provinsi penghasil kedelai antara lain: Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Aceh, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan daerah sentra kedelai lainnya.

Jawa Tengah telah melaksanakan kegiatan peningkatan produksi benih sumber kedelai dan penguatan penangkar kedelai di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, seluas 40 ha untuk produksi benih pokok kedelai.

Benih pokok kedelai ini sebagian akan dikembangkan di Kabupaten Grobogan sebagai Demonstrasi Lapang budidaya kedelai seluas 100 ha yang merupakan program Direktif Menteri Pertanian. Balitbangtan melalui BPTP Jawa Tengah dan Balitkabi menggelar model mandiri benih dengan memproduksi Benih Pokok kedelai seluas 40 ha.

Dari 40 ha diharapkan dapat menghasilkan 60 ton benih pokok yang dipersiapkan untuk Benih Sebar seluas 1.200 ha dan diharapkan dapat menghasilkan 1.800 ton benih sebar, untuk membantu pengadaan benih berkualitas di Provinsi Jawa Tengah.

Balitbangtan disamping mengadakan demonstrasi produksi benih pokok kedelai seluas 40 ha, juga mengadakan pembinaan penangkar teknologi produksi benih kedelai yang dilakukan secara rutin. Pada tanggal 20 Agustus 2015 diadakan temu lapang dan panen perdana benih pokok yang dilakukan oleh Bupati Sragen yang diwakili oleh Sekda Kab. Sragen, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa Tengah, Perwakilan DPR Kab. Sragen, Kepala BBT2TP, Puslitbang TP, Kepala BPTP Jawa Tengah, Balitkabi, dan seluruh SKPD Kab. Sragen.

Temu lapang dihadiri sekitar 750 orang. Pada kesempatan temu lapang, Bupati Sragen melalui Sekda membantu: benih, Alsintan, serta jalan usaha tani dengan nilai total sebesar 6.850 M. Kepala BPTP Jawa Tengah atas nama Kepala Balitbangtan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sragen dan jajarannya yang telah membantu pengembangan produksi benih kedelai di Sragen khususnya dan dapat disalurkan ke Provinsi Jawa Tengah.

Temu lapang diakhiri dengan dialog interaktif antara petani dan Pemerintah Daerah. Petani menyampaikan bagaimana cara untuk mengatasi kekeringan dan sistem perbenihan PJK. Disisi lain, Balitbangtan Kementerian Pertanian telah menyalurkan benih sumber kedelai kelas BS sejumlah 6.593 kg dan benih dasar kedelai sebesar 33.187,5 kg ke seluruh Provinsi Penghasil Kedelai, jika alur benih dapat berjalan lancar maka kebutuhan benih sebar dapat terpenuhi.

Panen Perdana Benih Pokok Kedelai di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Gondang, Sragen.

Panen Perdana Benih Pokok Kedelai di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Gondang, Sragen.

Temu Wicara para peserta temu lapang dengan Pemda dan Balitbangtan.

Temu Wicara para peserta temu lapang dengan Pemda dan Balitbangtan.

Mwt